SIBOLGA – Aksi penikaman sadis berdarah dingin menggemparkan warga Jalan Patuan Anggi, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga, Rabu (16/9/2026) siang. Seorang pedagang pisang berinisial SL (32) tewas bersimbah darah usai ditikam oleh tetangganya sendiri yang merupakan pengusaha air isi ulang berinisial AN (33).
Peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 13.00 WIB tersebut langsung menyita perhatian luas masyarakat sekitar. Berkat gerak cepat aparat kepolisian, pelarian pelaku berhasil dihentikan hanya dalam kurun waktu sekitar enam jam setelah kejadian.
Bermula dari Cekcok dengan Istri Pelaku
Kronologi kejadian bermula ketika korban terlibat adu mulut dengan istri terduga pelaku di lokasi kejadian. Melihat situasi yang mulai memanas, seorang saksi mata sempat berupaya turun tangan untuk melerai pertengkaran tersebut.
Namun, eskalasi justru semakin tak terkendali ketika AN (terduga pelaku) datang secara mendadak ke lokasi dengan membawa senjata tajam. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung melancarkan serangan brutal dengan menusuk bagian leher korban hingga mengalami luka parah dan pendarahan hebat.
Melihat korban terkapar tak berdaya, warga setempat bergegas melarikannya ke RS Metta Medika II Kota Sibolga untuk mendapatkan tindakan medis darurat. Sayang, nyawa korban tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 14.00 WIB atau satu jam setelah insiden penusukan.
Pelaku Diringkus di Tapanuli Tengah
Usai menghabisi nyawa tetangganya sendiri, pelaku AN sempat kabur melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP). Aparat gabungan dari Polres Sibolga yang mendapat laporan langsung bergerak cepat melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, serta memburu keberadaan pelaku.
Kasat Intelkam Polres Sibolga, AKP Suryantoni, didampingi Kanit Tipikor Ipda Seftian dan Kanit Pidum Aiptu Wahab Pasaribu, mengungkapkan bahwa pelarian pelaku tak berlangsung lama.
“Dalam waktu sekitar enam jam, personel kita berhasil mengamankan pelaku AN di Kecamatan Pinangsori, Tapanuli Tengah, dan langsung dibawa ke Mapolres Sibolga,” ujar Suryantoni dalam keterangan persnya.
Saat ini, pelaku AN tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Sibolga untuk mengungkap motif pasti di balik aksi penusukan tersebut. Pihak kepolisian memastikan status hukum dan penerapan pasal terhadap pelaku akan segera ditentukan berdasarkan hasil penyidikan mendalam serta kecukupan alat bukti.


