Drama penggerebekan di area parkir sebuah KTV di Medan akhirnya bergeser dari ranah media sosial ke meja hukum. Video viral yang memperlihatkan seorang pria—yang diduga kuat sebagai oknum Kepala SPPG—tengah bersama wanita lain kini berujung pada laporan resmi ke Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut).
Langkah tegas ini diambil langsung oleh sang istri sah pada Kamis (24/9/2026). Sang istri tak lain adalah sosok di balik kamera yang merekam detik-detik kebersamaan suaminya dengan wanita tersebut.
Sebelumnya, jagat maya dihebohkan dengan rekaman yang memperlihatkan sang oknum tampak menggandeng seorang wanita di parkiran tempat hiburan malam.
Menariknya, saat insiden itu mencuat dan dikonfirmasi, sang pria menepis tudingan memiliki hubungan gelap dengan alibi yang cukup mengernyitkan dahi. Ia berdalih bahwa mereka berdua tidak sedang bergandengan tangan, melainkan hanya “bersenggolan” secara tidak sengaja.
Namun, dalih tersebut rupanya tidak mampu meredam situasi. Sebagai saksi mata yang melihat dan merekam langsung kejadian di lapangan, sang istri sah menolak mentah-mentah alasan “senggolan” itu dan memilih jalur hukum sebagai jawaban akhir.
Bagi sang istri, fakta di lapangan dan bukti visual yang ia kantongi sudah cukup untuk diserahkan kepada pihak berwajib guna ditindaklanjuti secara pidana.
Hingga berita ini diturunkan, berkas laporan dari pihak istri sah dikabarkan tengah dalam proses pendalaman oleh tim penyidik di Mapolda Sumut. Publik kini menanti klarifikasi resmi dari pihak kepolisian terkait status hukum dari oknum Kepala SPPG tersebut.
Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa jejak digital dan pembelaan tak masuk akal di media sosial pada akhirnya harus berhadapan dengan pembuktian nyata di mata hukum.


