IHSG Anjlok Dihantam Sentimen Global, Cermati Arah Kebijakan Menkeu Baru dan 3 Saham Pilihan Ini

IHSG terkoreksi 1,08% dipicu sentimen Menkeu baru, krisis Timur Tengah, dan suku bunga The Fed. Cek rekomendasi saham TAPG, IMPC, dan AMMN dari Bareksa.

- Advertisement -

JAKARTA – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus rela kembali memerah pada perdagangan Selasa (15/9/2026). Hingga awal sesi, indeks saham domestik terpantau terkoreksi cukup dalam lebih dari 1 persen akibat gempuran sentimen yang datang bertubi-tubi, baik dari dalam maupun luar negeri.

Mengacu pada data Bursa Efek Indonesia (BEI) pukul 09.09 WIB, IHSG tergelincir 70,72 poin (1,08 persen) ke level 6.463,97. Derasnya tekanan jual membuat indeks sempat merosot menyentuh titik terendah harian di 6.462,85, menyeret saham-saham berkapitalisasi raksasa (blue chip) seperti BYAN (-6,8%), BBRI (-2,35%), BMRI (-2,03%), hingga BBCA (-1,92%) ke zona merah.

Menanti Gebrakan Fiskal dan Waspada Gejolak Eksternal

Dari kacamata domestik, fokus utama para pelaku pasar tengah tertuju pada transisi kepemimpinan di tubuh Kementerian Keuangan. Pasca dilantik pada Senin (14/9/2026), Menteri Keuangan yang baru, Suahasil Nazara, langsung dihadapkan pada ujian berat untuk mengawal kredibilitas APBN dan menahan batas defisit di bawah 3 persen terhadap PDB di tengah gempuran nilai tukar rupiah.

Sementara itu, sentimen eksternal tak kalah menantang. Eskalasi konflik di Timur Tengah, khususnya pascaserangan kelompok Houthi ke fasilitas minyak Arab Saudi, sukses memicu lonjakan harga minyak mentah dunia. Minyak WTI naik 1,24% menjadi US$102,65 per barel, membayangi pasar dengan ancaman pembengkakan biaya energi dan inflasi impor.

Belum lagi, pasar keuangan negara berkembang tengah wait and see menanti hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) AS pekan ini. The Fed diproyeksikan bakal kembali mengerek suku bunga sebesar 25 basis poin, memperpanjang era higher for longer yang memicu ancaman pelarian modal asing (capital outflow).

Prospek Rebound dan Rekomendasi Saham

- Advertisement -

Meski didera koreksi tajam, analis Ciptadana Sekuritas menilai penurunan IHSG saat ini masih berada dalam batas wajar (healthy correction) yang dipicu oleh aksi ambil untung (profit taking). Selama level penopang (support) 6.300-6.400 mampu dipertahankan, peluang IHSG untuk memantul kembali (rebound) menuju level 6.600-6.800 dinilai masih terbuka lebar.

Di tengah fluktuasi pasar, Tim Analis Bareksa merekomendasikan strategi Quick Trade (perdagangan cepat) untuk tiga saham pilihan dengan tren naik yang terkonfirmasi. Namun, investor diimbau untuk lebih disiplin mengelola manajemen risiko:

  • TAPG (Triputra Agro Persada): Prioritas entry beli di Rp2.240–Rp2.260. Target harga Rp2.390–Rp2.460, dengan batas rugi (stop loss) di Rp2.180.
  • IMPC (Impack Pratama Industri): Prioritas entry beli di Rp1.650–Rp1.665. Target harga Rp1.810–Rp1.860, dengan batas rugi di Rp1.375. (Perlu diwaspadai potensi koreksi jangka pendek karena indikator RSI sudah mendekati overbought).
  • AMMN (Amman Mineral Internasional): Prioritas entry beli di Rp4.660–Rp4.700. Target harga Rp5.125–Rp5.250, dengan batas rugi di Rp4.340.

(Disclaimer: Keputusan investasi dan trading sepenuhnya berada di tangan investor. Informasi ini bukan merupakan paksaan untuk melakukan transaksi jual-beli saham).

- Advertisement -

Artikel Terkait :

Dalih “Cuma Senggolan” Tak Mempan, Istri Sah Polisikan Oknum Kepala SPPG Viral...

Video viral oknum Kepala SPPG yang kepergok bersama wanita lain di parkiran KTV Medan berbuntut panjang. Istri sah resmi membuat laporan ke Polda Sumut.

Klarifikasi Resmi Dinas Pendidikan: Pergantian Kepala Sekolah di Tebing Tinggi Sesuai Regu...

Pemerintah Kota Tebing Tinggi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menegaskan bahwa proses pergantian maupun penugasan kepala sekolah di lingkungan satuan pendidikan telah berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Polsek Kualuh Leidong Gerebek Sarang Narkoba di Simandulang, Pemilik Rumah Diamankan Beser...

Tim Opsnal Polsek Kualuh Leidong menggerebek sebuah rumah yang dijadikan sarang peredaran sabu di Dusun Simandulang. Pemilik rumah dan barang bukti 2,11 gram sabu diamankan.Tim Opsnal Polsek Kualuh Leidong menggerebek sebuah rumah yang dijadikan sarang peredaran sabu di Dusun Simandulang. Pemilik rumah dan barang bukti 2,11 gram sabu diamankan.

PENGUKUHAN DAN PELANTIKAN PEJABAT DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA TEBING TINGGI

Pejabat diminta agar tidak terjebak pada rutinitas sehari-hari yang keluar dari kerangka peraturan perundang-undangan, melainkan terus memperbaiki pelayanan, menyederhanakan proses, dan memanfaatkan teknologi.

Artikel Terkait :

Populer

Topik Populer

#1

#2

Dalih “Cuma Senggolan” Tak Mempan, Istri Sah Pol...

Video viral oknum Kepala SPPG yang kepergok bersama wanita lain di parkiran KTV Medan berbuntut panjang. Istri sah resmi membuat laporan ke Polda Sumut.

#3

Klarifikasi Resmi Dinas Pendidikan: Pergantian Kepala Sekola...

Pemerintah Kota Tebing Tinggi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menegaskan bahwa proses pergantian maupun penugasan kepala sekolah di lingkungan satuan pendidikan telah berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

#4

Polsek Kualuh Leidong Gerebek Sarang Narkoba di Simandulang,...

Tim Opsnal Polsek Kualuh Leidong menggerebek sebuah rumah yang dijadikan sarang peredaran sabu di Dusun Simandulang. Pemilik rumah dan barang bukti 2,11 gram sabu diamankan.Tim Opsnal Polsek Kualuh Leidong menggerebek sebuah rumah yang dijadikan sarang peredaran sabu di Dusun Simandulang. Pemilik rumah dan barang bukti 2,11 gram sabu diamankan.