EROPA – Bursa transfer inovasi Eropa lagi panas-panasnya nih, bro! Era taksi tanpa sopir alias robotaxi udah bukan sekadar angan-angan. Platform ride-sharing asal Estonia, Bolt, baru aja ngeresmiin kolaborasi epik bareng produsen mobil listrik raksasa asal Amerika Serikat, Lucid. Duet maut ini siap nurunin starting XI yang nggak main-main: sedikitnya 25.000 armada kendaraan otonom bakal segera ngaspal di Benua Biru!
Meski kedua kubu belum mau buka suara soal detail “biaya transfer” atau kapan pastinya kuota 25 ribu mobil itu terpenuhi, Bolt udah pasang target juara. Nggak tanggung-tanggung, mereka berambisi nembus rekor 100.000 robotaxi yang nongkrong di platform mereka pada musim 2035 mendatang.
CEO Bolt, Markus Villig, ngeliat potensi robotaxi di Eropa ini ibarat lahan basah yang siap dieksploitasi. “Kita mikirnya seiring waktu, bakal ada ruang buat jutaan robotaxi beroperasi di seluruh penjuru Eropa,” koar Villig dengan pede.
Kena Tackle Regulasi Ketat
Sayangnya, jalan menuju trofi inovasi ini nggak sepenuhnya mulus. Taktik build-up Bolt sering kena tackle dari “wasit” keselamatan Eropa. Menurut Villig, aturan regulasi keamanan di benua tersebut emang ngeri-ngeri sedap dan jauh lebih ketat kalau dibandingin sama Amerika Serikat maupun China.
Tapi Villig pantang mundur. Doi negasin kalau Eropa harus punya nyali buat ngembangin “akademi” teknologi otonomnya sendiri biar sesuai sama standar lokal. Kalau terus-terusan bergantung sama teknologi import dari negara kompetitor, itu sama aja bunuh diri dan berisiko bikin blunder strategis di masa depan.
Disokong Chip Nvidia, Dirakit di Arab Saudi
Dalam kesepakatan gila ini, Bolt bakal turun tangan langsung sebagai “manajer” tunggal yang memiliki sekaligus mengoperasikan penuh seluruh armada robotaxi tersebut. Urusan “otak” serangan di lapangan, taksi-taksi canggih ini bakal dipersenjatai sistem Hyperion racikan produsen chip top AS, Nvidia.
Sementara itu, untuk urusan perakitan, mobil-mobil otonom ini bakal “digodok” di fasilitas pabrik baru milik Lucid yang bermarkas di Arab Saudi. Rencananya, pabrik sultan ini bakal resmi kick-off beroperasi pada awal 2027.
Kerja sama epik antara Bolt dan Lucid ini jelas jadi sinyal keras kalau Eropa mulai panas dan siap ngasih perlawanan sengit di tengah ketatnya persaingan teknologi otonom global ngelawan AS dan China. Patut kita tunggu nih gimana debut taksi hantu ini ngacak-ngacak jalanan Eropa nanti!


