Terjaring OTT, KPK Resmi Tahan Bupati Muara Enim Edison dan Tiga Tersangka Kasus Suap Dinas Pendidikan

Keempat tersangka langsung mengenakan rompi oranye dan digiring ke Rutan KPK tanpa memberikan sepatah kata pun kepada awak media.

- Advertisement -

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bergerak cepat memproses hukum para pihak yang terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Muara Enim pada Senin (8/6/2026).

Sehari setelah operasi senyap tersebut, KPK resmi menetapkan empat orang sebagai tersangka atas kasus dugaan tindak pidana korupsi dan suap. Salah satu tersangka utama dalam pusaran kasus ini adalah Bupati Muara Enim, Edison.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan informasi penangkapan kepala daerah tersebut. Ia menyebutkan bahwa penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi kecukupan alat bukti awal dari hasil OTT.

“Benar salah satunya adalah Bupati. Kemudian dari penyidikan tersebut, KPK juga sudah menetapkan pihak-pihak sebagai tersangka, di mana dalam penyidikan ini ditetapkan empat orang sebagai tersangka,” ujar Budi.

Daftar Empat Tersangka

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kasus ini diduga kuat bermula dari praktik suap yang melibatkan proyek pengadaan di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim.

Berikut adalah daftar keempat tersangka yang kini ditahan oleh KPK:

Nama TersangkaJabatan / Peran
EdisonBupati Muara Enim
Abi NurwardaniSekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim
Adi TriadiKeponakan Bupati Muara Enim
Cory Erin HardiMarketing PT Millenium Solusi Abadi

Bungkam Berbalut Rompi Oranye

Usai menjalani pemeriksaan intensif pasca-OTT, keempat tersangka resmi ditahan pada Selasa (9/6/2026). Tersangka Cory Erin Hardi menjadi pihak pertama yang keluar dari Gedung Merah Putih KPK pada pukul 13.19 WIB dengan mengenakan rompi tahanan berwarna oranye.

- Advertisement -

Menyusul kemudian pada pukul 16.21 WIB, Bupati Edison bersama Abi Nurwardani dan Adi Triadi tampak digiring oleh petugas menuju mobil tahanan. Ketiganya kompak memilih bungkam dan menunduk saat dicecar berbagai pertanyaan oleh awak media yang telah menunggu. Mereka langsung dibawa menuju Rumah Tahanan (Rutan) KPK untuk menjalani masa penahanan pertama.

Saat ini, KPK masih terus mengembangkan penyidikan guna mengungkap secara terang benderang peran masing-masing tersangka, serta melacak aliran dana suap yang diterima. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi yang disampaikan oleh pihak kuasa hukum dari para tersangka.

“Benar salah satunya adalah Bupati. Dari penyidikan tersebut, KPK juga sudah menetapkan pihak-pihak sebagai tersangka, di mana dalam penyidikan ini ditetapkan empat orang sebagai tersangka.”

— Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK.

- Advertisement -

Artikel Terkait :

Sidak Pasar Jelang Idul Adha 1447 H: Satgas Pangan Kota Tebi...

Melalui operasi gabungan TNI, Polri, dan OPD terkait, tim Satgas memantau langsung titik-titik vital rantai distribusi pangan, mulai dari pasar tradisional hingga gudang distributor, untuk mencegah penimbunan dan lonjakan harga liar.

Evaluasi Kritis Germas 2026: Sekdako Tebing Tinggi Instruksi...

Menghadapi beban ganda peningkatan penyakit menular dan tidak menular, Pemerintah Kota Tebing Tinggi merapatkan barisan. Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut menjadi pelopor gaya hidup sehat sebelum mengedukasi masyarakat luas.

Artikel Terkait :

Populer

Topik Populer

#1

Sidak Pasar Jelang Idul Adha 1447 H: Satgas Pangan Kota Tebi...

Melalui operasi gabungan TNI, Polri, dan OPD terkait, tim Satgas memantau langsung titik-titik vital rantai distribusi pangan, mulai dari pasar tradisional hingga gudang distributor, untuk mencegah penimbunan dan lonjakan harga liar.

#2

Evaluasi Kritis Germas 2026: Sekdako Tebing Tinggi Instruksi...

Menghadapi beban ganda peningkatan penyakit menular dan tidak menular, Pemerintah Kota Tebing Tinggi merapatkan barisan. Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut menjadi pelopor gaya hidup sehat sebelum mengedukasi masyarakat luas.

#3

#4

Taggar Trending