Agrowisata Pinang Mancung: 3 Fakta Menjanjikan Program Kampung Kreatif Sumut di Tebing Tinggi

- Advertisement -

Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi terus mematangkan langkah pengembangan sektor pariwisata daerah. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, secara resmi memaparkan rancangan dan potensi Agrowisata Pinang Mancung dalam agenda verifikasi dan validasi lapangan Program Kampung Kreatif Sumut Berkah pada Jumat (9/10/2026).

Kegiatan strategis ini diawali dengan sesi pemaparan teknis di Ruang Mawar Lantai III, Gedung Balai Kota Tebing Tinggi. Setelah pemaparan selesai, rombongan langsung bergerak melakukan peninjauan kondisi aktual ke lokasi Agro Wisata Kampung Baru yang terletak di Kelurahan Pinang Mancung, Kecamatan Bajenis.

Berikut adalah rangkuman fakta penting dari agenda pengembangan kawasan pariwisata pertanian tersebut:

1. Sinergi Pertanian, Pemuda, dan UMKM Lokal

Dalam paparannya, Erwin Suheri Damanik menegaskan bahwa kawasan Agrowisata Pinang Mancung menyimpan potensi fundamental yang sangat besar. Potensi tersebut tidak hanya berpusat pada sektor tata kelola lahan pertanian semata, melainkan juga mencakup pengembangan UMKM, kreativitas pemuda setempat, dan optimalisasi estetika wisata persawahan.

“Kami ingin mengembangkan kawasan ini menjadi destinasi agrowisata yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, dengan tetap mempertahankan fungsi lahan pertanian dan melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama,” ujar Erwin di hadapan tim verifikasi.

2. Harapan Dukungan Penuh Pemprov Sumut

Untuk mewujudkan visi besar tersebut, Pemko Tebing Tinggi sangat mengharapkan sinergi dan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut). Perhatian dari pemerintah tingkat provinsi dinilai krusial untuk mempercepat realisasi pengembangan kawasan.

Fokus utama bantuan yang diharapkan mencakup program revitalisasi fasilitas penunjang wisata, pemberdayaan produk UMKM lokal, serta kampanye promosi wisata berkelanjutan. Hal ini bertujuan agar destinasi Agrowisata Pinang Mancung semakin dikenal luas oleh wisatawan dari luar daerah.

- Advertisement -

3. Validasi Lapangan Kampung Kreatif Sumut

Turut hadir dalam agenda tersebut, Analis Kebudayaan Provinsi Sumatera Utara, Tomshon M. Purba, yang memimpin jalannya tim verifikasi. Ia menjelaskan bahwa validasi lapangan ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian antara proposal rancangan yang diajukan oleh Pemko dengan kondisi aktual di lokasi.

“Hasil peninjauan ini akan menjadi bahan evaluasi dan penilaian lebih lanjut. Kami berharap program yang dikembangkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ucap Tomshon. Aspek penilaian pengecekan lapangan mencakup kesiapan lahan, sistem pengelolaan, dan tingkat keterlibatan warga sekitar.

Usai sesi pemaparan, tim langsung meninjau hamparan persawahan, area budi daya tanaman sayuran dan palawija, serta mengunjungi warung-warung milik masyarakat yang menjual hasil panen maupun kuliner UMKM lokal. Kegiatan validasi lapangan ini turut didampingi oleh para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kota Tebing Tinggi.

- Advertisement -

Artikel Terkait :

PENGUKUHAN DAN PELANTIKAN PEJABAT DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA TEBING TINGGI

Pejabat diminta agar tidak terjebak pada rutinitas sehari-hari yang keluar dari kerangka peraturan perundang-undangan, melainkan terus memperbaiki pelayanan, menyederhanakan proses, dan memanfaatkan teknologi.

Mengenal Indeks Kesejahteraan Sosial (IKESOS): Tujuan & Tahapan Perumusannya

Kemensos menggandeng SMERU dalam menyusun Indeks Kesejahteraan Sosial (IKESOS). Instrumen ini dirancang untuk mengukur pengentasan kemiskinan secara akurat.

Harga Cabai Merah di Kisaran Turun Jadi Rp70 Ribu, Ibu-ibu Lega!

Harga cabai merah di Pasar Bhakti Kisaran, Kabupaten Asahan, mulai berangsur turun menyentuh Rp70.000 per kilogram. Harga daging ayam potong juga ikut stabil.

Artikel Terkait :

Populer

Topik Populer

#1

#2

PENGUKUHAN DAN PELANTIKAN PEJABAT DI LINGKUNGAN PEMERINTAH K...

Pejabat diminta agar tidak terjebak pada rutinitas sehari-hari yang keluar dari kerangka peraturan perundang-undangan, melainkan terus memperbaiki pelayanan, menyederhanakan proses, dan memanfaatkan teknologi.

#3

#4

Mengenal Indeks Kesejahteraan Sosial (IKESOS): Tujuan & ...

Kemensos menggandeng SMERU dalam menyusun Indeks Kesejahteraan Sosial (IKESOS). Instrumen ini dirancang untuk mengukur pengentasan kemiskinan secara akurat.