Ringkasan Cepat:
- Wali Kota Tebing Tinggi menerima audiensi panitia pelaksana Musyawarah Cabang (Muscab) Kwarcab Pramuka pada Selasa (13/10/2026).
- Pelaksanaan Muscab resmi diundur menjadi 20 Oktober 2026 dan akan digelar di Aula Kantor Bappeda.
- Panitia mengusulkan pemindahan lokasi sekretariat Pramuka ke Gedung Museum guna memaksimalkan kegiatan organisasi.
TEBING TINGGI – Menjelang agenda pergantian kepengurusan kepemudaan daerah, Pemerintah Kota Tebing Tinggi terus mendorong iklim organisasi yang sehat. Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, secara khusus menyerukan pesan perdamaian jelang perhelatan Muscab Pramuka Tebing Tinggi.
Pesan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota saat menerima audiensi jajaran panitia dan pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka di Gedung Balai Kota, Selasa (13/10/2026).
“Dalam berorganisasi, perbedaan pendapat adalah hal yang biasa. Jangan sampai ada perselisihan. Mari kita jaga Kota Tebing Tinggi agar tetap kondusif, aman, nyaman, dan tenteram,” tegas Iman Irdian Saragih mengingatkan para pengurus.
Perubahan Jadwal Muscab dan Lokasi Acara
Dalam audiensi tersebut, Ketua Panitia Muscab, Wal Ashri, melaporkan bahwa masa bakti kepengurusan Kwarcab Pramuka periode 2021–2025 telah resmi berakhir. Agenda utama musyawarah ini adalah pemilihan struktur ketua dan pengurus baru untuk periode mendatang.
Terkait jadwal pelaksanaan, panitia mengonfirmasi adanya perubahan dari rencana semula. “Rencana awal Muscab dilaksanakan pada 15 Oktober 2026, namun jadwal diundur menjadi Selasa, 20 Oktober 2026 di Aula Kantor Bappeda,” urai Wal Ashri di hadapan Wali Kota.

Panitia memperkirakan perhelatan musyawarah cabang ini akan dihadiri oleh sekitar 25 peserta yang memiliki hak suara.
Wacana Pemindahan Sekretariat ke Museum
Selain melaporkan kesiapan acara, pengurus Kwarcab Pramuka juga menyampaikan aspirasi terkait kondisi gedung sekretariat saat ini yang berlokasi di belakang Perpustakaan Daerah. Bangunan tersebut dinilai kurang strategis dan tidak lagi memadai untuk menunjang masifnya aktivitas kepramukaan.
Wal Ashri mengusulkan agar Kwarcab Pramuka dapat memanfaatkan beberapa ruang kosong di area Gedung Museum daerah. Merespons usulan tersebut, Wali Kota menyatakan akan segera membahas kelayakan teknisnya bersama Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) serta pemangku kepentingan terkait.


