Ringkasan Cepat:
- Kualitas udara di Sumut terdampak kabut asap, namun lalu lintas di Tol Indrapura-Kisaran dan Binjai-Pangkalan Brandan tetap terpantau normal.
- PT Hutama Karya menyiagakan patroli petugas 24 jam penuh dan memaksimalkan kamera pengawas (CCTV) untuk mendeteksi potensi titik api.
- Pengendara diimbau untuk menyesuaikan kecepatan kendaraan, menjaga jarak aman, dan dilarang membuang puntung rokok sembarangan di area tol.
MEDAN – Kualitas udara di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) saat ini tengah mengalami penurunan akibat fenomena kabut asap. Meski demikian, kondisi tersebut dipastikan belum mengganggu kelancaran arus transportasi di Tol Indrapura-Kisaran dan Tol Binjai-Pangkalan Brandan.
Hingga Minggu (18/10/2026), PT Hutama Karya (Persero) selaku pengelola mengonfirmasi bahwa lalu lintas kendaraan di kedua ruas tol masih berjalan normal dengan jarak pandang yang aman.
Pemantauan Ketat dan Antisipasi Titik Api
Pelaksana Tugas (Plt) Regional Head Regional Sumatera Bagian Utara PT Hutama Karya, Taufiq Hidayat, membeberkan hasil evaluasi di lapangan.
Berdasarkan data pemantauan sementara, timnya belum mendeteksi adanya titik api maupun insiden kebakaran lahan di sepanjang koridor jalan tol.
Pihak pengelola juga menaruh harapan pada intensitas hujan yang mulai turun di Sumut guna membantu menetralisir dampak polusi udara.
Sebagai langkah antisipasi proaktif, Hutama Karya telah meningkatkan level pengawasan pengamanan di seluruh ruas tol. Langkah taktis ini direalisasikan melalui patroli petugas lapangan secara bergantian selama 24 jam penuh.
Deteksi dini ini juga didukung oleh optimalisasi sistem kamera pengawas (CCTV) untuk memantau perubahan jarak pandang secara real-time.
Imbauan Keselamatan bagi Pengguna Jalan
Dalam menghadapi situasi alam yang dinamis ini, pihak pengelola tol sangat menuntut kerja sama dan kesadaran dari para pengguna jalan. Pengemudi diwajibkan untuk menyesuaikan laju kecepatan kendaraan dengan tingkat visibilitas aktual serta selalu menjaga jarak pengereman yang aman.
Kepatuhan mutlak terhadap rambu lalu lintas dan arahan dari petugas patroli menjadi kunci utama dalam menghindari risiko kecelakaan beruntun.
Taufiq secara tegas mengingatkan seluruh pengendara untuk tidak memarkir kendaraan di bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat mendesak.
Para pengguna fasilitas tol juga dilarang keras membuang puntung rokok sembarangan karena percikan apinya berisiko tinggi memicu kebakaran rumput dan lahan.
Kewaspadaan ekstra sangat dibutuhkan mengingat ketebalan kabut asap dapat berubah secara tiba-tiba di sepanjang jalur bebas hambatan tersebut.


