Ringkasan Cepat:
- Kegaduhan dan keributan narapidana pecah di Lapas Kelas II Tebing Tinggi pada Minggu (18/10/2026) sekitar pukul 02.30 WIB.
- Insiden ini diduga kuat dipicu oleh protes warga binaan atas pelaksanaan razia dan tes urine mendadak pada jam istirahat.
- Personel gabungan dari Polres dan Satbrimob Batalyon B Tebing Tinggi berhasil mengendalikan situasi kembali kondusif.
TEBING TINGGI – Suasana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Tebing Tinggi di Jalan Pusara Pejuang mendadak tegang pada Minggu (18/10/2026) dini hari. Sejumlah warga binaan dilaporkan berteriak dan membuat keributan di dalam lingkungan blok tahanan sekitar pukul 02.30 WIB. Menghindari eskalasi yang lebih besar, pegawai lapas segera meminta bantuan pengamanan darurat kepada aparat kepolisian.
Protes Razia dan Tes Urine Mendadak
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lapangan, keributan masif tersebut diduga berkaitan dengan agenda penertiban internal. Jajaran Direktorat Pengamanan dan Intelijen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dilaporkan menggelar razia blok sekaligus tes urine secara acak. Kegiatan penegakan disiplin yang dieksekusi tepat pada waktu istirahat malam tersebut disinyalir memicu keberatan dan provokasi dari narapidana.
Meski demikian, pihak kepolisian dan otoritas lapas masih menelusuri pemicu pasti dari kegaduhan tersebut melalui penyelidikan internal. Fokus utama petugas pada dini hari tersebut dialihkan sepenuhnya untuk mencegah terjadinya kerusuhan fisik maupun perusakan fasilitas negara.
Pengerahan Pasukan Brimob dan Pemulihan Keamanan
Merespons laporan gangguan keamanan, Kabag Ops Polres Tebing Tinggi, Kompol Herliandri, langsung memimpin pergerakan pasukan ke lokasi. Beliau didampingi oleh Ipda Suyono, Ipda Romi Yudistira, Ipda Feri Siagian, serta mendapat dukungan penuh dari pasukan taktis Satbrimob Batalyon B Tebing Tinggi. Aparat gabungan yang dipersenjatai lengkap ini langsung menyisir area lapas bersama Kepala Lapas (Kalapas) dan Kepala Kesatuan Pengamanan (KPLP).
Kehadiran aparat penegak hukum secara cepat terbukti efektif meredam emosi dan menenangkan warga binaan di masing-masing sel. Hingga operasi pengamanan berlalu, situasi di Lapas Kelas II Tebing Tinggi dipastikan telah kembali aman, tertib, dan terkendali. Belum ada keterangan resmi terkait jumlah pasti narapidana yang diamankan atau kemungkinan adanya kerusakan material akibat keributan ini.


