Polisi Ringkus Mahasiswa Bandar Narkoba Jenis Baru “Vape Getar” di Medan

Tim Satres Narkoba Polrestabes Medan menyita ratusan pod getar bermerek Squid Game dari kamar kos tersangka. Mirisnya, konsumen utama bisnis haram ini adalah kalangan mahasiswa.

- Advertisement -

MEDAN – Lingkungan pendidikan tinggi di Kota Medan kembali tercoreng. Tim 10 Unit III Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan berhasil mengungkap praktik jual-beli narkotika yang dikendalikan dari dalam lingkungan mahasiswa.

Seorang mahasiswa dari salah satu universitas ternama di Kota Medan berinisial MZ (21) ditangkap lantaran terbukti bertindak sebagai bandar sekaligus pengedar narkoba jenis baru yang dikenal dengan sebutan “Vape Getar” atau “Pod Getar”.

Pemuda asal Provinsi Aceh yang seharusnya fokus menuntut ilmu ini justru terjerumus dan menjadi aktor utama dalam sindikat peredaran gelap narkotika yang menargetkan rekan-rekan sesama mahasiswa.

Penggerebekan dan Temuan Ratusan Pod Getar

Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, membenarkan penangkapan tersebut. MZ diringkus di sebuah rumah kos yang berlokasi di Kelurahan Merdeka, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, pada Senin (20/7/2026) malam.

Penangkapan MZ bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil pengembangan dari kasus serupa yang sebelumnya berhasil diungkap kepolisian di pusat kota Medan.

“Kami mengembangkan kasus pod getar yang sebelumnya kami ungkap. Dari pelaku yang masuk dalam sindikat narkoba antarprovinsi ini, kami pastikan ia merupakan bandar,” tegas AKBP Rafli pada Sabtu (25/7/2026).

Dalam penggerebekan tersebut, petugas menyita barang bukti dalam jumlah yang sangat fantastis:

- Advertisement -
  • 488 buah Pod Getar (bermerek Squid Game).

Jaringan Antarprovinsi dan Suplai dari Luar Negeri

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan interogasi, tersangka MZ mengaku baru menjalankan bisnis haram ini selama kurang lebih dua bulan terakhir. Namun, dalam kurun waktu yang terbilang singkat tersebut, ia terbukti sangat aktif.

Berikut adalah temuan fakta dari penyidikan sementara kepolisian:

Fakta PenyidikanKeterangan
Lama Operasi2 Bulan Terakhir
Jumlah Transaksi8 Kali Transaksi Besar
Target PasarKalangan Mahasiswa di Kota Medan
Asal Suplai NarkobaDiduga kuat dipasok dari Malaysia

“Saat ini kami sedang mengejar teman pelaku yang juga memiliki peran yang sama, yang keberadaannya kami deteksi berada di Aceh. Namun, untuk asal muasal narkoba, kami duga dipasok dari Malaysia,” terang AKBP Rafli.

Kasus ini dipastikan belum tertutup sepenuhnya. Pihak Polrestabes Medan berkomitmen untuk terus mendalami dan memburu jaringan pelaku lainnya, termasuk memutus rantai pasokan dari oknum lapisan atas yang mengendalikan mahasiswa tersebut.

“Ada 488 buah pod getar yang kami sita dari pelaku yang masuk dalam sindikat narkoba antarprovinsi. Kami pastikan pelaku merupakan bandar. Kami juga sedang mengejar rekan pelaku yang terdeteksi berada di Aceh.”

AKBP Rafli Yusuf Nugraha, Kasat Narkoba Polrestabes Medan.

- Advertisement -

Artikel Terkait :

Diduga Penyelewengan Dana Kelurahan, DPD MPR Tebing Tinggi R...

Laporan dugaan intervensi serta penyelewengan anggaran program Pelatihan Keterampilan Warga yang tidak sesuai RAB kini telah berada di meja penyidik Korps Adhyaksa.

Artikel Terkait :

Populer

Topik Populer

#1

#2

#3

Diduga Penyelewengan Dana Kelurahan, DPD MPR Tebing Tinggi R...

Laporan dugaan intervensi serta penyelewengan anggaran program Pelatihan Keterampilan Warga yang tidak sesuai RAB kini telah berada di meja penyidik Korps Adhyaksa.

#4

Taggar Trending