Warga di sekitar wilayah operasional PT Dairi Prima Mineral (DPM), khususnya di Desa Longkotan, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, mulai mempertanyakan komitmen perusahaan terkait kewajiban sosial dan ekonomi. Sabtu (20/6/2026), warga mendesak kejelasan mengenai pelunasan ganti rugi lahan, pemberdayaan tenaga kerja lokal, serta perbaikan infrastruktur yang terdampak.
Salah satu perwakilan warga mengungkapkan bahwa meskipun masyarakat mendukung kehadiran investasi, janji-janji perusahaan harus segera direalisasikan.
“Kami menuntut pelunasan ganti rugi lahan dan tanaman. Selain itu, janji untuk memberdayakan satu anggota keluarga pemilik lahan sebagai tenaga kerja harus disosialisasikan kembali,” ujar warga tersebut.
Sorotan pada Infrastruktur Jalan
Selain masalah ganti rugi, kerusakan infrastruktur menjadi keresahan utama. Ruas Jalan Sidikalang-Parongil sepanjang 17 kilometer, yang melintasi Desa Sumbul hingga Polling Anak-anak, kini dalam kondisi memprihatinkan. Lantai jembatan yang rusak dan badan jalan yang berlubang dianggap membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Warga bermarga Lumban Gaol mendesak Pemerintah Kabupaten Dairi untuk segera menjembatani komunikasi dengan pihak DPM. “Aktivitas kendaraan berat menuju lokasi proyek turut memperparah kerusakan jalan.
Kami berharap ada tindakan nyata segera,” desaknya. Warga juga menyoroti terbitnya Keputusan Menteri LHK Nomor 1437 Tahun 2026 yang mengisyaratkan bahwa kegiatan perusahaan kini memiliki payung hukum yang lebih jelas.
Tanggapan Resmi PT DPM
Menanggapi tuntutan warga, Deputy Manager External Relation PT DPM, Baiq Idayani, menegaskan bahwa perusahaan saat ini belum memasuki tahap operasional penuh.
“DPM belum beroperasi. Saat ini masih dalam tahap sosialisasi dan persiapan prakonstruksi. Mohon masyarakat bersabar,” ujar Baiq saat dikonfirmasi, Sabtu (20/6/2026).
Terkait poin-poin tuntutan warga, Baiq memberikan klarifikasi berikut:
- Pembebasan Lahan: Perusahaan telah memiliki rencana yang akan dilaksanakan secara bertahap sesuai ketentuan yang berlaku.
- Infrastruktur Jalan: Pihaknya mengaku sedang mempersiapkan rencana perbaikan infrastruktur jalan publik sebagai bagian dari tahapan prakonstruksi.
- Komitmen Investasi: PT DPM berkomitmen menjalankan investasi dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat dan pemerintah daerah.
Baiq menegaskan bahwa perusahaan berharap kehadiran tambang ini nantinya dapat memberikan kontribusi positif yang nyata bagi kemajuan daerah dan negara.
Saat ini, masyarakat Dairi masih menunggu langkah nyata dari janji tersebut, sembari memantau perkembangan tahapan prakonstruksi yang sedang dijalankan oleh PT DPM di lapangan.
“Perusahaan berkomitmen menjalankan seluruh kegiatan sesuai peraturan. Saat ini DPM sedang mempersiapkan tahapan prakonstruksi. Termasuk di dalamnya rencana perbaikan infrastruktur jalan publik.” — Baiq Idayani, Deputy Manager External Relation PT DPM.


