Pemadaman listrik massal yang melanda hampir seluruh wilayah Sumatera Utara sejak Jumat (22/5/2026) malam membawa dampak tak terduga bagi bisnis perhotelan. Banyak warga Kota Medan ramai-ramai menginap di hotel demi mendapatkan akses listrik dan jaringan komunikasi yang stabil.
Kondisi ini membuat sejumlah penginapan dan hotel berbintang kebanjiran tamu dadakan hanya dalam hitungan jam setelah listrik padam. Public Relations Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention Medan, Jeni Carolina, mengonfirmasi lonjakan signifikan tersebut.
“Memang ada peningkatan jumlah penghuni hotel sejak kemarin malam, hingga saat ini okupansi sudah di 95 persen,” ujar Jeni saat dikonfirmasi, Sabtu (23/5/2026). Ia menyebut para tamu mulai berdatangan secara langsung (walk-in) sejak pukul 21.55 WIB malam.
Situasi serupa juga terjadi di JW Marriott Hotel Medan. Marketing Communication JW Marriott, Monica Haditio, mengungkapkan bahwa antusiasme warga mencari tempat persinggahan sangat tinggi demi menunggu pasokan listrik normal kembali.
“Karena mati lampu kemarin, banyak tamu yang langsung booking mencari hotel untuk menginap satu malam. Untuk angka pastinya belum tahu berapa, tapi dari jam delapan malam sudah penuh,” tegas Monica.
Hingga Sabtu malam, aliran listrik di beberapa titik di Kota Medan terpantau masih padam. Namun, perbaikan terus dilakukan dan sebagian kawasan lainnya dilaporkan sudah mulai menyala secara bertahap.


