GMNI, IMM, & KAMMI SUMUT, Desak Walikota hingga Sekda Padangsidimpuan Segera Diseret dan Diperiksa!

- Advertisement -

MEDAN -Sorotan publik terkait dugaan praktik korupsi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan kembali memuncak. Pada Selasa, 14 Juli 2026, mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sumatera Utara kembali “mendatangi” Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) di Jalan Jenderal Besar A.H. Nasution, Medan.

Aksi jilid lanjutan ini membawa tuntutan yang jauh tegas, mendesak aparat penegak hukum untuk tidak tebang pilih dan segera memanggil serta memeriksa Walikota, Wakil Walikota (Wawako), hingga Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padangsidimpuan atas berbagai dugaan kasus korupsi dan penyalahgunaan wewenang yang dinilai mandek.

Dalam orasinya, Irwandi Sembiring selaku koordinator aksi menyuarakan mosi tidak percaya terhadap penegakan hukum di wilayah hukum Sumatera Utara jika para pejabat teras Padangsidimpuan tersebut terus melenggang bebas tanpa pemeriksaan yang jelas.

“Kami datang hari ini bukan sekadar seremonial. Kami datang menuntut keadilan yang nyata! Ada indikasi kuat keterlibatan elite birokrasi mulai dari Walikota, Wawako, hingga Sekda Padangsidimpuan dalam lingkaran gurita korupsi yang menyengsarakan masyarakat. Kejati Sumut jangan impoten! Segera panggil, periksa, dan tetapkan status hukum mereka secara transparan!” teriak koordinator aksi

Mahasiswa menilai, proses hukum yang berjalan lambat dan terkesan “jalan di tempat” selama beberapa waktu terakhir mengindikasikan adanya upaya saling melindungi di antara para pemangku kebijakan. Mereka menegaskan tidak akan mundur sejengkal pun sebelum Kejati Sumut membuktikan komitmennya dengan memeriksa tiga pejabat kunci tersebut.

Tidak hanya membidik aparat penegak hukum, kemarahan aliansi mahasiswa juga dialamatkan langsung kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Mereka menilai jalannya roda pemerintahan yang diduga sarat korupsi di Padangsidimpuan merupakan buah dari kelalaian pusat.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dituding abai dan mandul dalam menjalankan fungsi pembinaan serta pengawasan terhadap kepala daerah di Sumatera Utara, khususnya di Kota Padangsidimpuan.

“Bagaimana mungkin dugaan kebobrokan moral dan korupsi birokrasi sekorup ini dibiarkan terus berlangsung tanpa ada tindakan administratif yang tegas dari pusat? Mendagri terkesan tutup mata dan membiarkan kepala daerah serta perangkatnya bertindak sewenang-wenang. Ini adalah kegagalan nyata sistem pembinaan daerah yang dicoreng oleh sikap apatis kementerian!” tegas perwakilan aliansi

- Advertisement -

Aliansi GMNI, IMM, dan KAMMI Sumut menegaskan bahwa mereka memberikan tenggat waktu yang ketat. Jika dalam waktu dekat tidak ada progres konkret berupa pemanggilan resmi terhadap Walikota, Wakil Walikota, dan Sekda Padangsidimpuan, mereka mengancam akan mengerahkan massa yang jauh lebih besar dan menduduki kantor Kejati Sumut hingga tuntutan mereka dipenuhi.

- Advertisement -

Artikel Terkait :

Dalih “Cuma Senggolan” Tak Mempan, Istri Sah Polisikan Oknum Kepala SPPG Viral...

Video viral oknum Kepala SPPG yang kepergok bersama wanita lain di parkiran KTV Medan berbuntut panjang. Istri sah resmi membuat laporan ke Polda Sumut.

Polsek Kualuh Leidong Gerebek Sarang Narkoba di Simandulang, Pemilik Rumah Diamankan Beser...

Tim Opsnal Polsek Kualuh Leidong menggerebek sebuah rumah yang dijadikan sarang peredaran sabu di Dusun Simandulang. Pemilik rumah dan barang bukti 2,11 gram sabu diamankan.Tim Opsnal Polsek Kualuh Leidong menggerebek sebuah rumah yang dijadikan sarang peredaran sabu di Dusun Simandulang. Pemilik rumah dan barang bukti 2,11 gram sabu diamankan.

Klarifikasi Resmi Dinas Pendidikan: Pergantian Kepala Sekolah di Tebing Tinggi Sesuai Regu...

Pemerintah Kota Tebing Tinggi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menegaskan bahwa proses pergantian maupun penugasan kepala sekolah di lingkungan satuan pendidikan telah berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Dugaan Pelanggaran Etika, DPD MPR Desak KPPG Sumut Copot Kepala SPPG Lubuk Baru 1 Tebing T...

DPD Mahasiswa Peduli Rakyat (MPR) Tebing Tinggi mendesak KPPG Sumut segera copot Kepala SPPG Lubuk Baru 1 terkait dugaan pelanggaran etika dan moral.

Artikel Terkait :

Populer

Topik Populer

#1

Dalih “Cuma Senggolan” Tak Mempan, Istri Sah Pol...

Video viral oknum Kepala SPPG yang kepergok bersama wanita lain di parkiran KTV Medan berbuntut panjang. Istri sah resmi membuat laporan ke Polda Sumut.

#2

#3

Polsek Kualuh Leidong Gerebek Sarang Narkoba di Simandulang,...

Tim Opsnal Polsek Kualuh Leidong menggerebek sebuah rumah yang dijadikan sarang peredaran sabu di Dusun Simandulang. Pemilik rumah dan barang bukti 2,11 gram sabu diamankan.Tim Opsnal Polsek Kualuh Leidong menggerebek sebuah rumah yang dijadikan sarang peredaran sabu di Dusun Simandulang. Pemilik rumah dan barang bukti 2,11 gram sabu diamankan.

#4