Sinergi Gemilang BNNK dan Polres Tebing Tinggi Gagalkan Peredaran Narkotika Jaringan Luas, Amankan 1 Kg Sabu dan Ekstasi

- Advertisement -

Tebing Tinggi, 26 Agustus 2026 — Wujud nyata komitmen dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat kembali dibuktikan oleh aparat penegak hukum di Kota Tebing Tinggi. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tebing Tinggi bersama Polres Kota Tebing Tinggi serta Subdenpom 1-1/1 Tebing Tinggi sukses melancarkan pengungkapan kasus jaringan narkotika skala besar melalui pelaksanaan Operasi Saber Bersinar Tahun 2026.


​Operasi yang dipimpin langsung oleh Kepala BNN Kota Tebing Tinggi, AKBP Dr. Rohim Marthin Gultom, S.Sos., M.H. ini dilaksanakan pada Rabu, 26 Agustus 2026, bertempat di salah satu kamar kos-kosan MBC, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Lalang, Kota Tebing Tinggi.


​Gerak Cepat Berkat Peran Serta Masyarakat
​Keberhasilan operasi ini bermula dari informasi akurat yang diberikan oleh masyarakat terkait adanya dugaan transaksi narkotika di lokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, tim gabungan BNNK dan Polres bergerak cepat melakukan penyelidikan mendalam hingga penyergapan di tempat kejadian perkara (TKP).


​Dari penggerebekan tersebut, petugas berhasil mengamankan dua orang laki-laki berinisial Mhd Zuhari (30) dan Reza Fahlepi (28), yang merupakan warga Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai.
​Barang Bukti Berhasil Disita
​Dalam penggeledahan yang disaksikan langsung oleh petugas, ditemukan barang bukti kejahatan yang cukup masif, di antaranya:


Narkotika jenis sabu: 9 bungkus plastik putih dan 15 bungkus plastik klip dengan total berat keseluruhan mencapai kurang lebih 1 kilogram.
Narkotika jenis ekstasi: 3 bungkus berisi total 6 butir pil ekstasi.
Barang bukti pendukung kejahatan: 2 unit timbangan digital, 3 unit telepon genggam, perlengkapan pemaket (plastik klip, sendok, skop, tas, bong, plastik bekas teh Cina, dompet, gunting, lakban), uang tunai senilai Rp286.000, serta 2 unit sepeda motor (Yamaha RX King dan Honda Sonic).


​Komitmen Tegas dan Apresiasi untuk Masyarakat
​Pengungkapan ini merupakan bentuk tindak lanjut nyata dari arahan Kepala BNN RI melalui BNN Provinsi Sumatera Utara guna mewujudkan Kota Tebing Tinggi yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (Bersinar).


​Kepala BNN Kota Tebing Tinggi, AKBP Dr. Rohim Marthin Gultom, S.Sos., M.H., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan pernah kendur dalam memberantas jaringan narkoba serta mengapresiasi tinggi kepedulian masyarakat.

​”BNN Kota Tebing Tinggi berkomitmen untuk terus melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. Informasi dari masyarakat sangat penting dalam membantu kami mengungkap peredaran narkotika di wilayah Kota Tebing Tinggi,” tegas AKBP Dr. Rohim Marthin Gultom.

​Saat ini, kedua terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke Kantor BNN Provinsi Sumatera Utara guna menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.


​Melalui keberhasilan ini, BNNK dan Polres Tebing Tinggi kembali mengukuhkan dedikasi penuhnya dalam mengawal keselamatan masyarakat demi masa depan bangsa yang lebih sehat dan aman di bawah semangat “War on Drugs for Humanity”. 

- Advertisement -

Pimpin Rakor Penanggulangan TBC, Sekda Tebing Tinggi Minta Aksi Nyata: “Jangan Ada P...

Pemerintah Kota Tebing Tinggi mencatat terdapat 137 kasus positif dan 808 terduga TBC. Pengentasan wabah ini ditekankan sebagai tanggung jawab lintas sektoral, bukan hanya Dinas Kesehatan semata.

Terima Audiensi Dosen IPB, Wali Kota Tebing Tinggi Siap Tindak Lanjuti Masukan Program Mak...

Melalui program "Dosen Pulang Kampung", pakar gizi IPB Prof. Rizal Damanik berikan edukasi dan evaluasi terkait efektivitas jam makan agar program nasional MBG tidak mubazir.

Artikel Terkait :

Artikel Terkait :

Populer

Topik Populer

#1

#2

Pimpin Rakor Penanggulangan TBC, Sekda Tebing Tinggi Minta A...

Pemerintah Kota Tebing Tinggi mencatat terdapat 137 kasus positif dan 808 terduga TBC. Pengentasan wabah ini ditekankan sebagai tanggung jawab lintas sektoral, bukan hanya Dinas Kesehatan semata.

#3

#4