Menkomdigi Meutya Hafid Tegaskan Hanya Take Down Video Amien Rais

- Advertisement -

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, memberikan klarifikasi tegas terkait langkah hukum yang diambil pihaknya terhadap video Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais.

Meutya menegaskan bahwa kementeriannya hanya melakukan tindakan take down terhadap konten tersebut dan membantah narasi yang menyebutkan adanya gugatan hukum yang dilayangkan oleh Komdigi.

Langkah penghapusan konten tersebut diambil setelah video yang bersangkutan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Menurut Meutya, tindakan take down tersebut merupakan bagian dari kewenangan hukum yang dimiliki oleh kementeriannya.

Bukan Kewenangan Komdigi untuk Menggugat

Pernyataan Meutya ini sekaligus menepis kabar yang beredar di sejumlah platform media mengenai adanya rencana gugatan hukum dari pemerintah.

Ia meminta masyarakat untuk tidak termakan oleh narasi yang seolah-olah menunjukkan pemerintah akan menempuh jalur perdata atau pidana melalui kementeriannya.

“Tentu yang akan kita lakukan ini kan ada beberapa media yang mungkin saya nggak tahu media atau bukan, tapi seolah-olah akan ada gugatan dan lain-lain, tidak benar itu, bukan kewenangan Komdigi,” ungkap Meutya dalam keterangan persnya pada Minggu (3/5/2026).

Ia kembali menekankan bahwa peran kementeriannya terbatas pada pengelolaan dan pengawasan ruang digital sesuai dengan regulasi yang berlaku.

- Advertisement -

Konten Dinilai Mengandung Hoaks dan Fitnah

Tindakan tegas berupa penghapusan video tersebut didasari oleh hasil identifikasi tim kementerian yang menemukan adanya serangan personal kepada Presiden Prabowo Subianto.

Meutya menegaskan bahwa isi video tersebut tidak memiliki dasar fakta yang kuat dan cenderung mengandung unsur fitnah serta ujaran kebencian.

“Komdigi menegaskan bahwa isi video tersebut adalah hoaks, fitnah, serta mengandung ujaran kebencian,” tegasnya dalam pernyataan resmi pada Jumat (1/5/2026).

Pemerintah menilai bahwa narasi yang dibangun dalam konten tersebut merupakan bentuk provokasi nyata yang berpotensi memicu kegaduhan publik. Hal ini dikhawatirkan dapat memecah belah masyarakat jika tidak segera ditangani secara prosedural.

Harapan untuk Ruang Digital yang Sehat

Melalui insiden ini, Menkomdigi mengingatkan kembali kepada seluruh lapisan masyarakat mengenai pentingnya menjaga etika di dunia siber.

Pemerintah berkomitmen untuk memastikan ruang digital menjadi tempat bagi pertukaran gagasan yang konstruktif dan sehat, bukan menjadi sarana penyebaran kebencian terhadap martabat individu maupun lembaga negara.

Langkah take down ini diharapkan mampu meredam provokasi dan mengedukasi publik agar lebih bijak dalam memilah informasi sebelum membagikannya ke khalayak luas.

Menurut kalian, Bos, apa cara paling efektif buat berantas hoaks dan fitnah yang sering banget “goreng” isu politik di media sosial kita?

- Advertisement -

Artikel Terkait :

Dalih “Cuma Senggolan” Tak Mempan, Istri Sah Polisikan Oknum Kepala SPPG Viral...

Video viral oknum Kepala SPPG yang kepergok bersama wanita lain di parkiran KTV Medan berbuntut panjang. Istri sah resmi membuat laporan ke Polda Sumut.

Klarifikasi Resmi Dinas Pendidikan: Pergantian Kepala Sekolah di Tebing Tinggi Sesuai Regu...

Pemerintah Kota Tebing Tinggi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menegaskan bahwa proses pergantian maupun penugasan kepala sekolah di lingkungan satuan pendidikan telah berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Polsek Kualuh Leidong Gerebek Sarang Narkoba di Simandulang, Pemilik Rumah Diamankan Beser...

Tim Opsnal Polsek Kualuh Leidong menggerebek sebuah rumah yang dijadikan sarang peredaran sabu di Dusun Simandulang. Pemilik rumah dan barang bukti 2,11 gram sabu diamankan.Tim Opsnal Polsek Kualuh Leidong menggerebek sebuah rumah yang dijadikan sarang peredaran sabu di Dusun Simandulang. Pemilik rumah dan barang bukti 2,11 gram sabu diamankan.

Pimpin Apel Pagi, Sekda Kota Tebing Tinggi Instruksikan Jajaran Diskominfo Berbenah dan Ti...

Sekda Kota Tebing Tinggi Erwin Suheri Damanik memimpin apel pagi di Diskominfo. Ia mendorong ASN untuk meningkatkan inovasi, disiplin, dan proaktif dalam komunikasi publik.

Artikel Terkait :

Populer

Topik Populer

#1

#2

Dalih “Cuma Senggolan” Tak Mempan, Istri Sah Pol...

Video viral oknum Kepala SPPG yang kepergok bersama wanita lain di parkiran KTV Medan berbuntut panjang. Istri sah resmi membuat laporan ke Polda Sumut.

#3

Klarifikasi Resmi Dinas Pendidikan: Pergantian Kepala Sekola...

Pemerintah Kota Tebing Tinggi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menegaskan bahwa proses pergantian maupun penugasan kepala sekolah di lingkungan satuan pendidikan telah berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

#4

Polsek Kualuh Leidong Gerebek Sarang Narkoba di Simandulang,...

Tim Opsnal Polsek Kualuh Leidong menggerebek sebuah rumah yang dijadikan sarang peredaran sabu di Dusun Simandulang. Pemilik rumah dan barang bukti 2,11 gram sabu diamankan.Tim Opsnal Polsek Kualuh Leidong menggerebek sebuah rumah yang dijadikan sarang peredaran sabu di Dusun Simandulang. Pemilik rumah dan barang bukti 2,11 gram sabu diamankan.