Medan kembali digemparkan oleh modus operandi narkoba jenis baru yang menyasar generasi muda. Polrestabes Medan akhirnya berhasil membongkar praktik home industry liquid vape yang diduga kuat mengandung narkotika. Dalam operasi senyap tersebut, seorang warga negara asing (WNA) diringkus karena diduga menjadi otak di balik jaringan tersebut.
Kapolrestabes Medan, Calvijn Simanjuntak, menegaskan bahwa penangkapan ini adalah komitmen nyata kepolisian dalam melindungi masa depan anak muda dari ancaman “vape getar” yang kian meresahkan.
“Baru kemarin berhasil diungkap oleh tim narkoba, home industry pod vaping liquid dengan tersangka warga negara asing,” ucap Calvijn, Rabu (20/5/2026). Meski enggan merinci identitas pelaku demi pengembangan kasus, Calvijn memastikan bahwa timnya sedang berupaya keras memutus rantai jaringan internasional ini hingga ke akar-akarnya.
Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, Rafli Yusuf Nugraha, menambahkan bahwa sindikat ini bukanlah pemain tunggal. Dari hasil penyelidikan, peredaran liquid narkoba ini melibatkan sindikat lintas negara di Asia Tenggara.
“Untuk yang terakhir kita ungkap, itu dari Malaysia masuk Tanjung Balai, lalu masuk ke kota besar,” beber Rafli. Ia juga menuturkan bahwa sebelumnya kepolisian telah mengendus jaringan serupa yang disinyalir berasal dari Thailand, yang membuktikan bahwa Medan telah menjadi target pasar peredaran narkotika modus baru ini.
Tak main-main, sindikat ini cukup lihai dalam menyembunyikan aksinya. Mereka memanfaatkan platform media sosial untuk promosi dan mengandalkan aplikasi ojek online sebagai kurir untuk mendistribusikan barang haram tersebut langsung ke tangan pembeli. Modus ini tentu membuat pelacakan menjadi lebih sulit dan cukup licin.
Pengungkapan ini menjadi bukti nyata bahwa narkoba kini hadir dalam wajah yang lebih modern dan terselubung. Polrestabes Medan kini terus mendalami kemungkinan adanya jalur distribusi lain yang masuk ke Kota Medan.
Bagi masyarakat, terutama orang tua, penangkapan ini menjadi peringatan keras untuk lebih waspada terhadap barang-barang baru yang dikonsumsi anak-anak muda di lingkungan pergaulan mereka. Medan tidak akan memberikan ruang bagi sindikat internasional untuk menjadikan generasi mudanya sebagai pasar narkoba!


