Satuan Brimob Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) gencar melakukan patroli mandiri pada Senin (25/5/2026) dini hari. Upaya ini membuahkan hasil nyata dengan diamankannya sembilan orang yang diduga kuat merupakan anggota geng motor, pelaku tawuran, dan peserta balapan liar di wilayah hukum Polrestabes Medan.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sumut, Kombes Pol Rantau Isnur Eka, menjelaskan bahwa operasi ini secara khusus menargetkan kejahatan jalanan dan berbagai bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang meresahkan warga.
Operasi penertiban ini dibagi menjadi dua tim dengan sasaran wilayah yang berbeda:
Penggagalan Tawuran di Medan Denai
Tim patroli Regu I menyisir kawasan Jalan Mandala, Kecamatan Medan Denai, dan menemukan sekelompok anak di bawah umur yang tengah terlibat aksi tawuran.
Dari lokasi ini, petugas mengambil langkah tegas dengan mengamankan tiga orang remaja. Petugas juga menyita sejumlah barang bukti yang sangat berbahaya, yakni:
- Dua buah senjata tajam jenis celurit
- Sejumlah unit handphone Android
“Ketiga pelaku ini sudah kita serahkan ke Polsek Medan Tembung untuk penanganan lebih lanjut,” jelas Kombes Pol Rantau.
Pembubaran Balap Liar di Flyover Brayan
Sementara itu, tim patroli Regu II bergerak menertibkan aksi balap liar yang berpusat di kawasan Flyover Brayan, Jalan KL Yos Sudarso. Di titik ini, petugas berhasil membubarkan kerumunan dan mengamankan enam orang terduga pelaku.
Selain itu, polisi turut menyita tiga unit sepeda motor yang diduga kuat digunakan sebagai sarana aksi balapan liar tersebut. Keenam pelaku beserta barang bukti telah diserahkan secara resmi ke Polsek Medan Barat untuk proses hukum lanjutan.
Pendekatan Preventif dan Humanis
Lebih lanjut, Kombes Pol Rantau menegaskan bahwa patroli malam hingga dini hari ini tidak semata-mata berfokus pada penegakan hukum secara represif. Pihaknya juga mengedepankan pendekatan preventif dan humanis melalui dialog langsung dengan warga yang ditemui di lapangan. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat pada malam hari diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi kriminalitas sejak dini.


