Bongkar Pabrik Vape Narkoba di Kos Mewah Medan, Polisi Terkendala Keamanan Berlapis hingga Transaksi Kripto

Sindikat ini meraup keuntungan fantastis hingga Rp10 miliar sejak 2025 dengan memanfaatkan aset digital untuk mengaburkan jejak kejahatan.

- Advertisement -

Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polrestabes Medan berhasil membongkar praktik industri rumahan pembuatan liquid vape yang mengandung narkotika. Operasi ilegal tersebut dijalankan secara sembunyi-sembunyi dari sebuah kamar kos mewah dan eksklusif di Kota Medan.

Dalam proses penggerebekannya, petugas kepolisian sempat mengalami kendala signifikan lantaran lokasi pembuatan narkoba tersebut dilengkapi dengan sistem keamanan tingkat tinggi yang berlapis.

Kasatres Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, menjelaskan bahwa tempat kejadian perkara (TKP) didesain secara khusus untuk menyulitkan akses masuk pihak luar dan memutus jalur komunikasi.

“Untuk menembus lokasi tersebut ada tiga akses yang harus dilewati. Mulai dari face recognition (pengenal wajah). Saat masuk ke area kos, jaringan komunikasi juga sangat terbatas sehingga cukup menyulitkan proses penyelidikan,” ucap Kompol Rafli pada Rabu (10/6/2026).

Sewa Kos Mahal dan Akses Canggih

Berdasarkan temuan di lapangan, kos yang dijadikan pabrik liquid vape narkoba ini mematok tarif sewa fantastis, berkisar antara Rp5 juta hingga Rp7 juta per bulan. Tingginya biaya sewa sejalan dengan fasilitas keamanan ketat yang ditawarkan.

Rafli merinci sistem keamanan yang harus ditembus petugas untuk mencapai kamar produksi:

  • Pemindai pengenal wajah (face recognition) di pintu masuk utama.
  • Akses pemindai sidik jari (fingerprint) menuju area kamar.
  • Penggunaan kata sandi (password) ganda.
  • Titik buta sinyal (jaringan komunikasi seluler sangat terbatas).

Modus Operandi dan Transaksi Kripto

Dalam pengungkapan kasus ini, penyidik berhasil memetakan peran para tersangka. Seorang perempuan berinisial MWQ bertugas sebagai “koki” atau peracik yang mengolah liquid vape berbahan narkotika di dalam kamar. Setelah barang jadi, MWQ cukup meletakkannya di meja resepsionis kos.

- Advertisement -

Sementara itu, urusan pemasaran dan pengendalian bisnis dipegang oleh tersangka TM bersama rekannya berinisial R, yang saat ini masih berstatus buron dan dalam pengejaran intensif pihak berwajib. Area pemasaran komoditas terlarang ini diketahui masih terfokus di wilayah Kota Medan.

Satu fakta mengejutkan lainnya adalah metode transaksi keuangan sindikat ini. Untuk mengaburkan jejak aliran dana dari endusan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan aparat penegak hukum, mereka meninggalkan metode perbankan konvensional.

“Mereka tidak menggunakan transfer dan metode pembayaran biasa. Seluruh transaksi dilakukan menggunakan kripto atau Bitcoin untuk mengelabui petugas,” beber Rafli.

Dari hasil pendalaman sementara, bisnis haram yang beroperasi sejak tahun 2025 ini diperkirakan telah menghasilkan omzet yang sangat fantastis. Nilai keuntungan yang diraup sindikat vape narkotika ini ditaksir menyentuh angka Rp10 miliar.

“Mereka tidak menggunakan transfer dan metode pembayaran biasa. Seluruh transaksi dilakukan menggunakan kripto atau Bitcoin untuk mengelabui petugas.” — Kompol Rafli Yusuf Nugraha, Kasatres Narkoba Polrestabes Medan.

- Advertisement -

Artikel Terkait :

PENGUKUHAN DAN PELANTIKAN PEJABAT DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA TEBING TINGGI

Pejabat diminta agar tidak terjebak pada rutinitas sehari-hari yang keluar dari kerangka peraturan perundang-undangan, melainkan terus memperbaiki pelayanan, menyederhanakan proses, dan memanfaatkan teknologi.

Dugaan Pelanggaran Etika, DPD MPR Desak KPPG Sumut Copot Kepala SPPG Lubuk Baru 1 Tebing T...

DPD Mahasiswa Peduli Rakyat (MPR) Tebing Tinggi mendesak KPPG Sumut segera copot Kepala SPPG Lubuk Baru 1 terkait dugaan pelanggaran etika dan moral.

Dalih “Cuma Senggolan” Tak Mempan, Istri Sah Polisikan Oknum Kepala SPPG Viral...

Video viral oknum Kepala SPPG yang kepergok bersama wanita lain di parkiran KTV Medan berbuntut panjang. Istri sah resmi membuat laporan ke Polda Sumut.

Warga Tak Perlu Rujuk Jauh, RSUD Kumpulan Pane Tebing Tinggi Segera Buka Layanan Operasi J...

Pemko dan DPRD Tebing Tinggi memastikan fasilitas Cath Lab dan CT-Scan di RSUD Kumpulan Pane siap beroperasi Januari 2027 untuk layanan bedah saraf dan jantung.

Kejar-kejaran hingga ke Aceh, Polda Sumut Sukses Gagalkan Penyelundupan 150 Kg Sabu Jaring...

Ditres Narkoba Polda Sumut gagalkan penyelundupan 150 kg sabu jaringan Malaysia. Empat tersangka diringkus di tiga lokasi berbeda di kawasan Aceh Timur.

Polsek Kualuh Leidong Gerebek Sarang Narkoba di Simandulang, Pemilik Rumah Diamankan Beser...

Tim Opsnal Polsek Kualuh Leidong menggerebek sebuah rumah yang dijadikan sarang peredaran sabu di Dusun Simandulang. Pemilik rumah dan barang bukti 2,11 gram sabu diamankan.Tim Opsnal Polsek Kualuh Leidong menggerebek sebuah rumah yang dijadikan sarang peredaran sabu di Dusun Simandulang. Pemilik rumah dan barang bukti 2,11 gram sabu diamankan.

Artikel Terkait :

Populer

Topik Populer

#1

PENGUKUHAN DAN PELANTIKAN PEJABAT DI LINGKUNGAN PEMERINTAH K...

Pejabat diminta agar tidak terjebak pada rutinitas sehari-hari yang keluar dari kerangka peraturan perundang-undangan, melainkan terus memperbaiki pelayanan, menyederhanakan proses, dan memanfaatkan teknologi.

#2

Dugaan Pelanggaran Etika, DPD MPR Desak KPPG Sumut Copot Kep...

DPD Mahasiswa Peduli Rakyat (MPR) Tebing Tinggi mendesak KPPG Sumut segera copot Kepala SPPG Lubuk Baru 1 terkait dugaan pelanggaran etika dan moral.

#3

Dalih “Cuma Senggolan” Tak Mempan, Istri Sah Pol...

Video viral oknum Kepala SPPG yang kepergok bersama wanita lain di parkiran KTV Medan berbuntut panjang. Istri sah resmi membuat laporan ke Polda Sumut.

#4

Warga Tak Perlu Rujuk Jauh, RSUD Kumpulan Pane Tebing Tinggi...

Pemko dan DPRD Tebing Tinggi memastikan fasilitas Cath Lab dan CT-Scan di RSUD Kumpulan Pane siap beroperasi Januari 2027 untuk layanan bedah saraf dan jantung.