MUNICH – Pesawat jenis Boeing 787 milik maskapai penerbangan Vietnam Airlines terpaksa kembali mendarat atau melakukan Return to Base (RTB) di Bandara Munich, Jerman, tak lama setelah lepas landas pada Minggu (16/8/2026). Insiden ini dipicu oleh munculnya peringatan bahaya dari sistem pesawat.
Mengutip laporan dari Strait Times, Selasa (18/8/2026), Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam (CAAV) mengonfirmasi bahwa peringatan tersebut berkaitan dengan kondisi fisik luar pesawat saat melakukan manuver take-off.
“Setelah lepas landas, muncul peringatan yang mengindikasikan adanya kontak antara bagian ekor pesawat dengan landasan pacu (tail strike), serta peringatan tekanan ban yang rendah,” jelas perwakilan CAAV dalam keterangan resminya.
Berputar Dua Jam di Udara
Meski mendapat peringatan krusial, pesawat tidak bisa langsung mendarat kembali ke Bandara Munich. Berdasarkan pantauan data navigasi dari situs Flightradar24, pesawat berbadan lebar tersebut harus terlebih dahulu melakukan manuver berputar di udara (holding pattern) selama lebih dari dua jam.
Prosedur ini lazim dilakukan dalam dunia penerbangan untuk membuang atau membakar bahan bakar (fuel dumping/burning) demi mencapai bobot pendaratan yang aman sebelum akhirnya pesawat diizinkan menyentuh landasan kembali.
Kondisi Penumpang dan Investigasi Lanjutan
Pihak maskapai Vietnam Airlines memastikan bahwa prosedur pendaratan darurat tersebut berjalan lancar. Seluruh 271 penumpang dan 16 awak pesawat dilaporkan dalam kondisi selamat tanpa ada korban cedera.
Guna mengetahui penyebab pasti terjadinya benturan ekor dan penurunan tekanan ban tersebut, CAAV saat ini tengah melangsungkan penyelidikan intensif. Proses investigasi ini dilakukan dengan berkoordinasi langsung bersama otoritas investigasi penerbangan di Jerman.
Selain itu, Dewan Investigasi Insiden Serius dan Kecelakaan Pesawat Vietnam (Vietnam Aircraft Accident and Serious Incident Investigation Board) juga dijadwalkan akan turun tangan untuk memberikan bantuan teknis dan analisis dalam penyelidikan kasus ini.


