TEBING TINGGI – Pemerintah Kota Tebing Tinggi kembali mencatatkan capaian positif dalam sektor kesehatan masyarakat. Di bawah kepemimpinan H.IMAN IRDIAN SARAGIH Wali Kota Tebing Tinggi bersama dr. Fitri Sari Saragih, M.Kes Kepala Dinas Kesehatan Kota Tebing Tinggi, angka stunting di wilayah ini berhasil ditekan secara konsisten hingga memasuki pertengahan tahun 2026.
Berdasarkan pemantauan dan pencatatan data pada Triwulan II Tahun 2026, prevalensi stunting di Kota Tebing Tinggi tercatat berada di angka 1,44%. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 0,02% dibandingkan pada Triwulan I yang berada di level 1,46%.
Dari total 8.525 balita yang menjalani penimbangan dan pengukuran rutin, tercatat sebanyak 123 balita masuk dalam pendampingan penanganan stunting. Penurunan yang terus bergulir ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam mengawal tumbuh kembang anak sejak dini.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari kolaborasi solid dan kerja keras jajaran Dinas Kesehatan Kota Tebing Tinggi, seluruh Puskesmas, serta para kader kesehatan yang tanpa lelah turun langsung menyapa masyarakat di lapangan. Apresiasi setinggi-tingginya turut diberikan kepada Puskesmas yang berhasil menunjukkan kinerja terbaik dan efektivitas intervensi gizi di wilayah kerjanya.
Langkah responsif dan program terpadu yang digulirkan Wali Kota Tebing Tinggi bersama Dinas Kesehatan membuktikan bahwa intervensi gizi, edukasi masyarakat, dan pemantauan berkala mampu memberikan dampak nyata secara berkesinambungan.
Upaya berkelanjutan ini merupakan wujud komitmen nyata Pemerintah Kota Tebing Tinggi dalam mempersiapkan Generasi Emas Kota Tebing Tinggi. Melalui anak-anak yang sehat dan tumbuh optimal, Kota Tebing Tinggi optimistis dapat membangun fondasi daerah yang makin kuat dan sejahtera.


