Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi mengambil langkah tegas untuk memperkuat keselamatan masyarakat pengguna jalan di area perlintasan sebidang kereta api. Guna meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas, Pemko tengah mematangkan pembenahan dari sisi regulasi, infrastruktur, dan penambahan sumber daya manusia.
Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin hanya berhenti pada tatanan diskusi, melainkan langsung melakukan eksekusi di lapangan.

“Kami ingin memastikan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Yang dibutuhkan masyarakat saat ini bukan hanya pembahasan regulasi, tetapi tindak lanjut nyata untuk meminimalkan risiko kecelakaan di perlintasan kereta api,” tegas Sekdako Erwin saat memimpin Rapat Evaluasi di Aula Dinas Perhubungan, Rabu (3/6/2026).
Tambah Petugas Cadangan di 7 Titik
Dari sisi infrastruktur dan personel, Pemko Tebing Tinggi menyadari adanya keterbatasan petugas di lapangan. Saat ini, Pemko telah menempatkan petugas jaga palang di tujuh titik perlintasan sebidang. Untuk mengoptimalkan penjagaan, Sekdako telah menginstruksikan penambahan personel.
“Kami akan menugaskan BKPSDM untuk menambah personel sehingga setiap titik perlintasan memiliki petugas cadangan. Ini penting agar pengawasan tetap berjalan apabila salah satu petugas berhalangan,” jelasnya.
Selain itu, Pemko juga mendorong pembangunan pos penjagaan tambahan di sejumlah titik yang masih minim fasilitas pendukung keselamatan, serta memperkuat koordinasi dengan Balai Teknik Perkeretaapian Kemenhub untuk kejelasan wewenang.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tebing Tinggi, Yustin Bernat Hutapea, melaporkan bahwa tujuh palang pintu yang saat ini dijaga merupakan bantuan dari Balai Teknik Perkeretaapian dan PT Jasa Raharja. Ketujuh titik vital tersebut meliputi:
- Jalan Abdul Hamid
- Jalan Gunung Arjuna
- Jalan Gunung Semeru
- Jalan Pulau Belitung
- Jalan Danau Meninjau
- Jalan Danau Singkarak
- Jalan Lama
Yustin juga membocorkan bahwa dalam waktu dekat, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub dijadwalkan akan turun langsung ke Tebing Tinggi guna meninjau efektivitas program keselamatan di titik-titik tersebut.



