Poin Utama:
- Kota Medan bersiap menjadi tuan rumah ajang Piala AFF U-19 2026 (ASEAN U-19 Boys’ Championship) yang akan diselenggarakan pada 1 hingga 14 Juni 2026.
- Wali Kota Medan, Rico Waas, turun langsung meninjau progres persiapan di Lapangan Cadika, Lapangan Kebun Bunga, dan Stadion Teladan pada Selasa (19/5/2026) malam.
- Lapangan Cadika dan Kebun Bunga diproyeksikan sebagai venue latihan tim peserta dan ditargetkan rampung 100 persen dalam pekan ini.
- Pemko Medan terus memaksimalkan perbaikan fasilitas Stadion Teladan—meliputi rumput, bench pemain, kursi penonton, hingga jaringan internet—sembari menunggu keputusan resmi kelayakan dari PSSI dan AFF.
- Rico Waas mengajak seluruh masyarakat meramaikan event internasional ini guna mendongkrak perekonomian UMKM serta menghidupkan kembali iklim sepak bola di Medan.
Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus memacu langkah strategis untuk menyukseskan gelaran sepak bola berskala internasional, Piala AFF U-19 2026 atau ASEAN U-19 Boys’ Championship. Turnamen usia muda bergengsi di Asia Tenggara ini dijadwalkan bergulir pada 1 hingga 14 Juni 2026 mendatang.
Guna memastikan segalanya berjalan lancar, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, turun langsung meninjau progres kesiapan infrastruktur. Inspeksi marathon tersebut dilakukan di Lapangan Sepakbola Taman Cadika (Kecamatan Medan Johor) dan berlanjut ke Stadion Teladan pada Selasa (19/5/2026) malam.
Venue Latihan Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Dalam tinjauannya, Rico Waas mengonfirmasi bahwa Lapangan Taman Cadika dan Lapangan Kebun Bunga telah ditetapkan sebagai venue sesi latihan bagi negara-negara peserta Piala AFF. Ia memastikan bahwa seluruh fasilitas pendukung di dua lokasi tersebut dipersiapkan secara maksimal.
“Sudah, ada dua lapangan untuk sesi latihan, Kebun Bunga dan Cadika. Kita sudah lihat Cadika tadi sudah maksimal ya. Bahkan, kamar mandinya sudah ready. Tinggal ada beberapa polesan di bagian luar agar lebih cantik sedikit,” jelas Rico Waas di sela-sela peninjauannya.
Ia menargetkan pengerjaan venue latihan ini tuntas sepenuhnya pada pekan ini. “Minggu ini sudah bagus, tinggal nanti di Kebun Bunga. Kebun Bunga lagi perawatan sedikit lagi, ini pasti sudah clear. Rumputnya sedikit lagi. Bisa sudah dipakai,” ungkapnya optimis.
Menanti Keputusan Final Kelayakan Stadion Teladan
Usai memantau Lapangan Cadika, rombongan Wali Kota langsung bergerak menuju Stadion Teladan. Di stadion bersejarah ini, Rico mengecek secara detail mulai dari kelayakan ruang ganti pemain, kualitas rumput, bench (bangku cadangan), hingga fasilitas tribune penonton.
Didampingi Kepala Dinas Kominfo Kota Medan, Arrahmaan Pane, Rico juga memastikan ketersediaan jaringan internet 100 persen aman selama turnamen berlangsung. Terkait pemasangan kursi penonton (single seat), ia menginstruksikan agar prosesnya dikebut hingga kapasitas penuh.
“Pertama kursi ditargetkan itu mungkin masih setengah, tapi saya minta full-kan. Saya minta biar kelihatan bagaimana kondisi Teladan secara menyeluruh. Ternyata memang ini bisa jadi stadion kebanggaan kita,” tegasnya.
Saat ini, Pemko Medan masih menantikan keputusan final dari PSSI dan panitia penyelenggara AFF terkait status Stadion Teladan sebagai venue pertandingan resmi. Meskipun demikian, Rico menegaskan komitmen Pemko untuk memenuhi seluruh standar keselamatan (safety) dan kelayakan teknis yang diminta.
“Nanti jawaban pasti dari AFF, tapi kita berusaha. Insyaallah mudah-mudahan hasilnya positif dan bisa dipergunakan. Kemarin juga rekan-rekan AFF maupun dari PSSI sudah mengecek. Kalau untuk secara menyeluruhnya mereka tidak menyampaikan, tapi intinya kalau mau di Teladan dipakai nantinya, saya rasa sudah cukup ready,” paparnya.
Momentum Bangkitkan Iklim Sepak Bola dan UMKM Lokal
Selain fokus pada infrastruktur, Rico Waas menaruh harapan besar pada efek ganda (multiplier effect) dari turnamen ini. Ia mengimbau seluruh lapisan masyarakat Kota Medan untuk bersiap menyambut dan memeriahkan momentum besar ini, yang diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM setempat.
“Ini kan menjadi kebanggaan kalau AFF bisa diselenggarakan di Medan dan sekitarnya. Ayo kita ramaikan. Kita tunjukkan bagaimana animo kita suka sama pertandingan bola ini,” ajaknya.
Rico meyakini bahwa kesuksesan menjadi tuan rumah Piala AFF U-19 akan menjadi batu loncatan yang kuat bagi masa depan olahraga di daerah tersebut.
“Mudah-mudahan, kalau kita mulai sekarang dan ada semangat, sepak bola kita di Medan akan menggaung kuat. Harapannya ke depan makin banyak lagi event-event internasional di Teladan, mengingat kita punya stadion yang representatif,” pungkas Rico Waas.


