Diminta Mendagri Bantu Aceh, Bobby Nasution Skakmat Label Sumut Daerah Kaya: Kita Juga Masih Babak Belur!

- Advertisement -

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, akhirnya angkat bicara merespons pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang melabeli Sumut sebagai “daerah kaya”. Label tersebut dilontarkan Mendagri sembari mendorong agar Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang menghibahkan dana puluhan miliar rupiah untuk bantuan bencana di Aceh.

Menanggapi desakan tersebut, Bobby memberikan jawaban yang cukup menohok. Bagi eks Wali Kota Medan ini, kebijakan bantuan antardaerah tidak bisa sekadar dipukul rata bermodalkan gengsi label “kaya atau tidak kaya”.

“Ini bukan masalah kaya atau tidak kaya. Ini murni masalah kebutuhan. Dibilang anggaran kita cukup atau besar, itu tergantung dibandingkan dengan siapa dulu,” tegas Bobby kepada awak media di Gedung DPRD Sumut, Senin (30/3/2026).

Fokus Bereskan Kandang Sendiri

Fakta di lapangan membuktikan bahwa Sumut sendiri masih tertatih-tatih memulihkan luka akibat rentetan musibah alam. Bobby membeberkan bahwa sejumlah wilayah, seperti Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Utara, hingga detik ini masih berjuang keras melakukan pemulihan. Infrastruktur jalan di kawasan tersebut belum sepenuhnya pulih dan membutuhkan suntikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang tidak sedikit.

“Kalau berbicara bantuan, kita juga harus realistis melihat kondisi daerah sendiri. Di Sumut masih ada wilayah yang terdampak bencana parah dan sangat membutuhkan dana untuk pemulihan,” terangnya.

Nyawa Warga Sumut Sama Berharganya

- Advertisement -

Kendati menolak labelisasi daerah kaya, Bobby tidak menutup pintu solidaritas. Ia mempersilakan jika ada bupati atau wali kota di wilayahnya yang merasa daerahnya aman dan memiliki kapasitas APBD berlebih untuk membantu Aceh. Sebab, keputusan hibah tersebut sepenuhnya berada di tangan kepala daerah tingkat II.

Di akhir keterangannya, Bobby mengingatkan esensi utama dari kehadiran pemerintah dalam menangani bencana. Ia menegaskan bahwa setiap nyawa yang terdampak di wilayahnya sangat berharga dan tidak bisa diabaikan begitu saja demi membantu daerah lain.

“Satu nyawa itu manusia, seratus nyawa itu juga manusia. Kalau kita menunggu jumlah korban yang besar baru mau bergerak, apakah seperti itu pemerintah yang ingin kita jalankan?” pungkasnya dengan nada tegas.

- Advertisement -

Artikel Terkait :

Dalih “Cuma Senggolan” Tak Mempan, Istri Sah Polisikan Oknum Kepala SPPG Viral...

Video viral oknum Kepala SPPG yang kepergok bersama wanita lain di parkiran KTV Medan berbuntut panjang. Istri sah resmi membuat laporan ke Polda Sumut.

PENGUKUHAN DAN PELANTIKAN PEJABAT DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA TEBING TINGGI

Pejabat diminta agar tidak terjebak pada rutinitas sehari-hari yang keluar dari kerangka peraturan perundang-undangan, melainkan terus memperbaiki pelayanan, menyederhanakan proses, dan memanfaatkan teknologi.

Dugaan Pelanggaran Etika, DPD MPR Desak KPPG Sumut Copot Kepala SPPG Lubuk Baru 1 Tebing T...

DPD Mahasiswa Peduli Rakyat (MPR) Tebing Tinggi mendesak KPPG Sumut segera copot Kepala SPPG Lubuk Baru 1 terkait dugaan pelanggaran etika dan moral.

Polsek Kualuh Leidong Gerebek Sarang Narkoba di Simandulang, Pemilik Rumah Diamankan Beser...

Tim Opsnal Polsek Kualuh Leidong menggerebek sebuah rumah yang dijadikan sarang peredaran sabu di Dusun Simandulang. Pemilik rumah dan barang bukti 2,11 gram sabu diamankan.Tim Opsnal Polsek Kualuh Leidong menggerebek sebuah rumah yang dijadikan sarang peredaran sabu di Dusun Simandulang. Pemilik rumah dan barang bukti 2,11 gram sabu diamankan.

Tindak Lanjuti LHP Ombudsman, Pemko Tebing Tinggi Cabut SK 5 Kepling dan Bersihkan Nama 2 ...

Pemko Tebing Tinggi tindak lanjuti LHP Ombudsman RI Sumut. SK 5 Kepling dicabut akibat cacat administrasi, sementara 2 Kepling terbukti bukan anggota parpol.

Warga Tak Perlu Rujuk Jauh, RSUD Kumpulan Pane Tebing Tinggi Segera Buka Layanan Operasi J...

Pemko dan DPRD Tebing Tinggi memastikan fasilitas Cath Lab dan CT-Scan di RSUD Kumpulan Pane siap beroperasi Januari 2027 untuk layanan bedah saraf dan jantung.

Artikel Terkait :

Populer

Topik Populer

#1

Dalih “Cuma Senggolan” Tak Mempan, Istri Sah Pol...

Video viral oknum Kepala SPPG yang kepergok bersama wanita lain di parkiran KTV Medan berbuntut panjang. Istri sah resmi membuat laporan ke Polda Sumut.

#2

PENGUKUHAN DAN PELANTIKAN PEJABAT DI LINGKUNGAN PEMERINTAH K...

Pejabat diminta agar tidak terjebak pada rutinitas sehari-hari yang keluar dari kerangka peraturan perundang-undangan, melainkan terus memperbaiki pelayanan, menyederhanakan proses, dan memanfaatkan teknologi.

#3

Dugaan Pelanggaran Etika, DPD MPR Desak KPPG Sumut Copot Kep...

DPD Mahasiswa Peduli Rakyat (MPR) Tebing Tinggi mendesak KPPG Sumut segera copot Kepala SPPG Lubuk Baru 1 terkait dugaan pelanggaran etika dan moral.

#4

Polsek Kualuh Leidong Gerebek Sarang Narkoba di Simandulang,...

Tim Opsnal Polsek Kualuh Leidong menggerebek sebuah rumah yang dijadikan sarang peredaran sabu di Dusun Simandulang. Pemilik rumah dan barang bukti 2,11 gram sabu diamankan.Tim Opsnal Polsek Kualuh Leidong menggerebek sebuah rumah yang dijadikan sarang peredaran sabu di Dusun Simandulang. Pemilik rumah dan barang bukti 2,11 gram sabu diamankan.