Mediasi KDRT Berujung Damai, Polres Tapteng Satukan Kembali Ibu dan Anak Akibat Suami Kecanduan Judi Online

Berawal dari kebiasaan buruk suami bermain judi online, SPKT Polres Tapteng sukses menengahi konflik rumah tangga melalui pendekatan kekeluargaan.

- Advertisement -

Kasus perselisihan dalam rumah tangga yang dipicu oleh kecanduan judi online berhasil diselesaikan melalui pendekatan mediasi kekeluargaan. Satuan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) memfasilitasi pertemuan antara pasangan suami istri yang tengah berseteru terkait dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Mediasi tersebut berlangsung di Ruang SPKT Polres Tapteng pada Jumat (12/6/2026), dihadiri oleh pihak pelapor berinisial F (29), seorang ibu rumah tangga asal Kelurahan Pandan, serta terlapor berinisial I (29), sang suami yang berprofesi sebagai wiraswasta asal Kelurahan Sibuluan.

Akar Permasalahan: Kecanduan Judi Online

Kepala SPKT Polres Tapteng, Iptu P. Pasaribu, menjelaskan bahwa langkah mediasi ini merupakan tindak lanjut responsif kepolisian atas laporan yang masuk dari pihak istri.

Dalam proses mediasi, pelapor menyampaikan keluh kesah dan keberatannya atas perlakuan sang suami. Masalah tersebut tidak hanya berdampak pada keharmonisan rumah tangga, tetapi juga berimbas pada persoalan nafkah keluarga.

Di hadapan petugas, pihak suami (terlapor) diberikan ruang untuk mengklarifikasi. Ia secara terbuka mengakui adanya permasalahan dalam rumah tangga mereka, yang salah satunya diperparah oleh kebiasaan buruknya bermain judi online.

Konseling dan Pendekatan Hati Nurani

Mendengar pengakuan dari kedua belah pihak, petugas kepolisian tidak langsung mengambil langkah hukum yang kaku, melainkan mengedepankan konseling dan memberikan nasihat.

Iptu Pasaribu dan jajarannya menekankan kepada pasangan tersebut betapa pentingnya mengesampingkan ego masing-masing demi masa depan dan kondisi psikologis anak-anak mereka.

- Advertisement -

Setelah proses diskusi yang mendalam, hati sang istri akhirnya luluh. Pelapor menyatakan bersedia mencabut laporannya dan sepakat untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan (damai).

Momen Haru: Penyatuan Kembali Ibu dan Anak

Di sela-sela kesepakatan damai tersebut, pelapor menyampaikan satu permohonan khusus kepada pihak kepolisian. Ia meminta bantuan untuk dipertemukan kembali dengan anak pertamanya, yang saat konflik terjadi, sedang berada di bawah pengasuhan keluarga pihak suami.

Merespons permohonan tersebut dengan cepat, personel Polres Tapteng langsung turun tangan melakukan pendampingan. Berkat fasilitasi petugas, anak tersebut berhasil dijemput dan dipertemukan kembali dengan ibunda tercintanya langsung di ruang SPKT Polres Tapteng.

“Setelah ibu dan anak dipertemukan, proses mediasi berlangsung dengan baik dan kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan,” tutup Iptu Pasaribu.

“Pelapor juga menyampaikan permasalahan terkait nafkah keluarga serta keberadaan anak pertama mereka. Setelah ibu dan anak dipertemukan, proses mediasi berlangsung dengan baik dan kedua belah pihak sepakat berdamai secara kekeluargaan.” — Iptu P. Pasaribu, Kepala SPKT Polres Tapteng.

- Advertisement -

Artikel Terkait :

Dalih “Cuma Senggolan” Tak Mempan, Istri Sah Polisikan Oknum Kepala SPPG Viral...

Video viral oknum Kepala SPPG yang kepergok bersama wanita lain di parkiran KTV Medan berbuntut panjang. Istri sah resmi membuat laporan ke Polda Sumut.

Klarifikasi Resmi Dinas Pendidikan: Pergantian Kepala Sekolah di Tebing Tinggi Sesuai Regu...

Pemerintah Kota Tebing Tinggi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menegaskan bahwa proses pergantian maupun penugasan kepala sekolah di lingkungan satuan pendidikan telah berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Polsek Kualuh Leidong Gerebek Sarang Narkoba di Simandulang, Pemilik Rumah Diamankan Beser...

Tim Opsnal Polsek Kualuh Leidong menggerebek sebuah rumah yang dijadikan sarang peredaran sabu di Dusun Simandulang. Pemilik rumah dan barang bukti 2,11 gram sabu diamankan.Tim Opsnal Polsek Kualuh Leidong menggerebek sebuah rumah yang dijadikan sarang peredaran sabu di Dusun Simandulang. Pemilik rumah dan barang bukti 2,11 gram sabu diamankan.

Pimpin Apel Pagi, Sekda Kota Tebing Tinggi Instruksikan Jajaran Diskominfo Berbenah dan Ti...

Sekda Kota Tebing Tinggi Erwin Suheri Damanik memimpin apel pagi di Diskominfo. Ia mendorong ASN untuk meningkatkan inovasi, disiplin, dan proaktif dalam komunikasi publik.

Artikel Terkait :

Populer

Topik Populer

#1

#2

Dalih “Cuma Senggolan” Tak Mempan, Istri Sah Pol...

Video viral oknum Kepala SPPG yang kepergok bersama wanita lain di parkiran KTV Medan berbuntut panjang. Istri sah resmi membuat laporan ke Polda Sumut.

#3

Klarifikasi Resmi Dinas Pendidikan: Pergantian Kepala Sekola...

Pemerintah Kota Tebing Tinggi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menegaskan bahwa proses pergantian maupun penugasan kepala sekolah di lingkungan satuan pendidikan telah berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

#4

Polsek Kualuh Leidong Gerebek Sarang Narkoba di Simandulang,...

Tim Opsnal Polsek Kualuh Leidong menggerebek sebuah rumah yang dijadikan sarang peredaran sabu di Dusun Simandulang. Pemilik rumah dan barang bukti 2,11 gram sabu diamankan.Tim Opsnal Polsek Kualuh Leidong menggerebek sebuah rumah yang dijadikan sarang peredaran sabu di Dusun Simandulang. Pemilik rumah dan barang bukti 2,11 gram sabu diamankan.