Siswa SMPN 1 Tebing Tinggi Diajak Terapkan Pola Hidup Sehat dan Stop Bullying

Wali Kota H. Iman Irdian Saragih buka Gerakan Aksi Bergizi 2026, gandeng pakar IPB dan Dinkes guna cegah anemia dan stunting sejak usia sekolah.

- Advertisement -

TEBING TINGGI – Pemerintah Kota Tebing Tinggi terus berkomitmen membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sejak usia dini. Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, mengimbau seluruh siswa SMP Negeri 1 Tebing Tinggi untuk konsisten menerapkan pola hidup sehat, menjaga asupan gizi seimbang, serta aktif berolahraga.

Pesan penting tersebut disampaikan Wali Kota saat membuka secara resmi Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Melalui Aksi Bergizi Kota Tebing Tinggi Tahun 2026 di halaman SMPN 1, Jalan Dr. Sutomo, Kamis (20/8/2026).

Pola Hidup Sehat dan Lingkungan Sekolah Bebas Perundungan

Dalam arahannya di hadapan ratusan siswa, Wali Kota menekankan bahwa kesehatan fisik dan mental merupakan fondasi utama bagi generasi muda untuk meraih cita-cita dan kesuksesan di masa depan.

“Kepada anak-anakku, harus selalu menerapkan pola hidup sehat, menjaga konsumsi makanan, harus konsumsi sayuran, buah-buahan dan juga beraktifitas olahraga. Istirahat yang cukup supaya lebih fresh, lebih fit untuk sekolah esok hari,” ujar Wali Kota.

Tak hanya menitikberatkan pada kebiasaan fisik, Iman Irdian Saragih juga menyoroti pentingnya menjaga kesehatan mental dan keharmonisan lingkungan belajar. Ia berpesan agar para siswa senantiasa menghormati orang tua dan guru, serta menghentikan segala bentuk perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.

“Sesama teman jangan saling berkelahi, jangan saling membully, berteman dengan baik. Kalau mau sukses harus diterapkan seperti itu. Anak-anak sehat selalu, panjang umur, sukses masa depan kalian,” tambahnya.

Cegah Anemia dan Stunting Sejak Usia Remaja

Pentingnya pemenuhan gizi seimbang juga dipaparkan oleh pakar gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. drh. Muhammad Rizal Martua Damanik. Ia menjelaskan bahwa intervensi gizi pada usia remaja merupakan langkah krusial untuk memutus rantai masalah kesehatan nasional.

“Jadi makan-makanan bergizi harus kita konsumsi setiap hari untuk mencegah kurang darah dan mencegah stunting,” tegas Prof. Rizal.

- Advertisement -

Langkah ini sejalan dengan temuan lapangan yang dipaparkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tebing Tinggi, dr. Fitri Sari Saragih. Dari total 22.524 remaja putri di Kota Tebing Tinggi, Dinas Kesehatan telah melakukan pemeriksaan hemoglobin (HB) terhadap 3.759 orang. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 8 persen atau sekitar 299 remaja putri terdeteksi mengalami anemia.

Melalui program Aksi Bergizi ini, Pemko Tebing Tinggi berharap kesadaran akan gizi seimbang dan kebiasaan hidup bersih sehat dapat terus membudaya, demi melahirkan generasi penerus yang sehat, cerdas, dan bebas perundungan.

- Advertisement -

Pimpin Rakor Penanggulangan TBC, Sekda Tebing Tinggi Minta Aksi Nyata: “Jangan Ada P...

Pemerintah Kota Tebing Tinggi mencatat terdapat 137 kasus positif dan 808 terduga TBC. Pengentasan wabah ini ditekankan sebagai tanggung jawab lintas sektoral, bukan hanya Dinas Kesehatan semata.

Terima Audiensi Dosen IPB, Wali Kota Tebing Tinggi Siap Tindak Lanjuti Masukan Program Mak...

Melalui program "Dosen Pulang Kampung", pakar gizi IPB Prof. Rizal Damanik berikan edukasi dan evaluasi terkait efektivitas jam makan agar program nasional MBG tidak mubazir.

Artikel Terkait :

Artikel Terkait :

Populer

Topik Populer

#1

#2

#3

#4

Pimpin Rakor Penanggulangan TBC, Sekda Tebing Tinggi Minta A...

Pemerintah Kota Tebing Tinggi mencatat terdapat 137 kasus positif dan 808 terduga TBC. Pengentasan wabah ini ditekankan sebagai tanggung jawab lintas sektoral, bukan hanya Dinas Kesehatan semata.