SERDANG BEDAGAI – Insiden kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di depan SPBU Jalan Umum Medan–Tebing Tinggi, tepatnya di kawasan Lingkungan II, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Peristiwa nahas tersebut berlangsung pada Sabtu (25/7/2026).
Sebuah truk box berwarna oranye menabrak deretan kendaraan berat yang tengah mengantre Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar, yang memicu tabrakan beruntun.
Kronologi Kecelakaan: Hilang Konsentrasi Berujung Petaka
Kasat Lantas Polres Sergai, AKP Gokma Silitonga, memberikan penjelasan terkait kronologi kejadian. Menurutnya, insiden bermula saat truk box oranye melaju dari arah Kota Tebing Tinggi menuju Kota Medan.
Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi truk box tersebut diduga kehilangan konsentrasi atau kurang waspada terhadap kondisi jalan di depannya.
“Mobil box menabrak bagian truk colt diesel warna kuning dengan nomor polisi BK 8034 ZH yang dikemudikan oleh Mohammad Wahyudi, 26 tahun. Padahal, truk sedang mengantre Solar,” jelas AKP Gokma Silitonga saat memberikan keterangan pada Minggu (26/7/2026).
Kerasnya benturan dari belakang menyebabkan truk kuning milik Wahyudi terdorong ke depan dan menghantam sebuah truk Dyna yang juga sedang berada di barisan antrean BBM.
Dampak Kecelakaan dan Data Kendaraan Terlibat
Akibat insiden beruntun ini, ketiga kendaraan berat yang terlibat mengalami kerusakan material yang cukup parah, terutama pada bagian bodi depan dan belakang yang ringsek serta kaca depan yang pecah.
Berikut adalah rincian kendaraan dan korban yang terlibat dalam kecelakaan tersebut:
| Jenis Kendaraan | Nomor Polisi | Nama Pengemudi | Kondisi Pengemudi |
| Truk Box (Oranye) | BK 8862 GO | Tidak Diketahui | Melarikan diri dari TKP |
| Truk Colt Diesel (Kuning) | BK 8034 ZH | Mohammad Wahyudi (26) | Luka lecet di kaki, dirawat di RS Melati |
| Truk Dyna | Tidak Disebutkan | Suriadi | Selamat tanpa luka |
Mohammad Wahyudi yang mengalami luka-luka langsung dievakuasi oleh warga dan petugas ke Rumah Sakit Melati Perbaungan untuk mendapatkan perawatan medis.
Pengejaran Sopir Truk Box
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, khususnya memburu sopir truk box pemicu kecelakaan. Alih-alih bertanggung jawab, pelaku justru memilih kabur sesaat setelah kecelakaan terjadi.
Polisi juga kesulitan melacak identitas pelaku di tempat, karena tidak ditemukan dokumen resmi kepemilikan kendaraan.
“Sopir mobil box meninggalkan lokasi kejadian usai tabrakan terjadi. Petugas yang melakukan olah TKP juga tidak menemukan Surat Izin Mengemudi (SIM) maupun Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dari mobil box tersebut.”
— AKP Gokma Silitonga, Kasat Lantas Polres Sergai.


