TEBING TINGGI – Pemerintah Kota Tebing Tinggi kembali menegaskan komitmennya melindungi perempuan dan anak dari ancaman kekerasan serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Komitmen itu ditandai dengan pembukaan Pelatihan Perlindungan Perempuan, Anak, dan Pencegahan Perdagangan Manusia yang digelar di Gedung Pondok Bagelen, Kota Tebing Tinggi.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Tebing Tinggi, H. Erwin Suheri Damanik, http://S.Sos., http://M.Si., mewakili Wali Kota Tebing Tinggi. Pelatihan merupakan inisiatif Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DP3APMD) Kota Tebing Tinggi sebagai langkah konkret memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendeteksi dan mencegah kekerasan berbasis gender serta TPPO di wilayah hukum Tebing Tinggi.
Komitmen Pemko: Tangani Secara Terpadu
Dalam sambutan tertulis Wali Kota yang dibacakan Sekda, disebutkan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak serta TPPO merupakan pelanggaran berat terhadap Hak Asasi Manusia yang harus ditangani secara terpadu dan tidak bisa ditunda.
“Perlindungan terhadap perempuan dan anak bukan hanya tugas pemerintah semata, melainkan tanggung jawab bersama. Melalui pelatihan ini, kita berharap seluruh peserta dapat menjadi agen perubahan dan pemantau di tingkat akar rumput guna mencegah terjadinya tindak kekerasan maupun TPPO,” ujar Sekda H. Erwin Suheri Damanik.
Lebih lanjut ia menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan kepada masyarakat serta sistem penanganan kasus yang responsif dan berpihak pada korban.
Fokus Materi Pelatihan
DP3APMD merancang pelatihan dengan tiga sasaran utama agar peserta mampu menjadi garda terdepan di lingkungan masing-masing.
Fokus Pelatihan Target Utama
Pencegahan TPPO Peningkatan kewaspadaan terhadap modus operandi perdagangan orang di era digital
Perlindungan Anak & Perempuan Penguatan jalur pelaporan serta pendampingan hukum dan psikologis bagi korban
Sinergi Elemen Masyarakat Kolaborasi aktif antara kader DP3APMD, instansi terkait, dan tokoh masyarakat
Harapan ke Depan
DP3APMD berharap, setelah mengikuti pelatihan di Pondok Bagelen, para peserta dapat menyebarluaskan pengetahuan yang didapat kepada masyarakat luas.
Pemko Tebing Tinggi sendiri berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang yang aman dan ramah bagi perempuan serta anak, demi mewujudkan Kota Tebing Tinggi yang sejahtera dan bebas dari TPPO.
Turut hadir dalam pembukaan tersebut Kepala Dinas P3APMD Kota Tebing Tinggi beserta jajaran, narasumber ahli di bidang perlindungan anak dan hukum, para kader pemberdayaan masyarakat, serta tamu undangan terkaiit


