Kemandirian ekonomi dan ketahanan fiskal merupakan kunci utama bagi keberlanjutan pembangunan sebuah kota. Semangat inilah yang dikedepankan oleh Fraksi Gerindra dalam mengawal postur keuangan Pemerintah Kota Tebing Tinggi.
Melalui Rapat Paripurna DPRD Kota Tebing Tinggi beragendakan penyampaian Pandangan Umum Fraksi atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) P-APBD 2026 pada Kamis (24/9/2026), Fraksi Gerindra hadir memberikan masukan yang konstruktif dan solutif.
Politisi Fraksi Gerindra, Andar Alatas Hutagalung, S.H., M.H., menitikberatkan pandangannya pada upaya mendorong Pemerintah Kota Tebing Tinggi agar bisa berdiri di atas kaki sendiri.
Sebagai mitra strategis pemerintah, Andar mengingatkan perlunya langkah mitigasi yang terukur terkait proyeksi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Fraksi Gerindra mendorong eksekutif untuk terus menggali potensi pendapatan baru agar kota ini tidak memiliki ketergantungan yang terlalu tinggi pada dana transfer dari pemerintah pusat.
Selain itu, penyelarasan antara penambahan nilai belanja daerah dengan target pencapaian harus benar-benar selaras. Masukan ini diberikan semata-mata agar setiap rupiah yang dikeluarkan dari APBD memberikan dampak yang maksimal bagi kesejahteraan dan pelayanan masyarakat, bukan sekadar menjadi angka pengeluaran.
Langkah pengawasan proaktif dari Fraksi Gerindra ini sejalan dengan komitmen DPRD di bawah kepemimpinan Ketua DPRD Sakti Khadaffi Nasution untuk memastikan anggaran daerah benar-benar sehat dan tepat sasaran.
Gayung bersambut, niat baik dan masukan strategis dari Fraksi Gerindra ini mendapat apresiasi penuh dari Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih.
Dalam Nota Jawabannya, Wali Kota menilai catatan tersebut sebagai bentuk kolaborasi positif antara legislatif dan eksekutif.
“Saran, pendapat, dan masukan yang konstruktif dari DPRD ini bertujuan menghasilkan kebijakan daerah yang akan dilaksanakan oleh pemerintahan daerah dan seluruh komponen masyarakat yang akan tertuang dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026,” ujar Iman Irdian Saragih dengan penuh optimisme.
Melalui sinergi yang erat ini, poin-poin masukan dari Andar Alatas Hutagalung dan Fraksi Gerindra akan dimatangkan lebih lanjut dalam Rapat Gabungan Komisi. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa eksekutif dan legislatif di Tebing Tinggi mampu berjalan beriringan demi mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang tangguh, mandiri, dan akuntabel.


