BerandaBerita UtamaGudang Peternakan di Percut Sei Tuan Diserang Massa Diduga OKP

Gudang Peternakan di Percut Sei Tuan Diserang Massa Diduga OKP

- Advertisement -

Aksi premanisme kembali meresahkan masyarakat. Sebuah gudang peternakan yang terletak di Jalan Pasar I, Tanjung Selamat, Kecamatan Percut Sei Tuan, menjadi sasaran penyerangan brutal yang diduga dilakukan oleh oknum Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP).

Insiden yang terjadi pada Minggu (3/5/2026) ini mengakibatkan kerusakan fasilitas serta jatuhnya korban luka dari pihak penjaga gudang.

Kronologi Penyerangan: Berawal dari Pengejaran

Berdasarkan keterangan salah seorang penjaga gudang, Ruslan, peristiwa mencekam tersebut bermula saat dirinya sedang dalam perjalanan pulang dari warung seorang diri menggunakan sepeda motor. Ia mengaku merasa diikuti oleh sekelompok orang sejak dari belakang.

“Awalnya saya pulang dari warung, sendiri naik kereta (sepeda motor). Rupanya sudah dikejar dari belakang.

Saya langsung masuk ke gudang, tapi tak lama mereka datang beramai-ramai,” tutur Ruslan mengenang detik-detik awal kejadian.

Kelompok penyerang yang diperkirakan berjumlah lebih dari sepuluh orang tersebut langsung mengepung area gudang.

Mereka melakukan aksi provokasi dengan melempari bangunan menggunakan batu dan petasan.

- Advertisement -

Ruslan dan rekan-rekan penjaga lainnya sempat berupaya mempertahankan area dengan menahan pintu gerbang utama.

Perusakan Fasilitas dan Korban Luka

Karena kalah jumlah, pintu gerbang gudang akhirnya berhasil didobrak paksa oleh para pelaku.

Setelah berhasil merangsek masuk, massa langsung melakukan perusakan secara membabi buta terhadap berbagai fasilitas di dalam gudang, mulai dari kamera CCTV hingga kendaraan bermotor.

Tak hanya merusak properti, para pelaku yang membekali diri dengan senjata tajam jenis kelewang juga menyerang para penjaga.

Ruslan menyebut dua rekannya mengalami luka sabetan senjata tajam saat mencoba menghalau massa agar tidak masuk lebih jauh ke dalam area gudang.

“Kami sempat bertahan, tapi mereka banyak. Pintu didobrak, lalu mereka masuk dan merusak semuanya. CCTV dihancurkan, kereta dirusak, bahkan ada yang dibawa,” tambahnya.

Barang Berharga Sempat Dijarah

Selain melakukan perusakan, para pelaku juga dilaporkan mengambil sejumlah barang berharga milik penjaga, termasuk telepon genggam dan tiga unit sepeda motor jenis Scoopy, RX King, serta KLX.

Namun, terdapat kejadian menarik di mana pada pagi harinya, ketiga sepeda motor tersebut dikembalikan oleh salah satu anggota OKP.

Terkait motif penyerangan, Ruslan menduga aksi tersebut merupakan aksi salah sasaran yang berkaitan dengan konflik kelompok tertentu yang terjadi di sekitar lokasi pada malam sebelumnya.

Ia menegaskan bahwa tempat usaha tersebut murni digunakan untuk peternakan bebek serta ikan dan tidak memiliki keterkaitan dengan organisasi mana pun.

- Advertisement -

Penyelidikan Pihak Kepolisian

Pihak korban telah melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Medan dengan harapan para pelaku dapat segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Menanggapi laporan tersebut, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Areian Risky Lubis, menyatakan bahwa pihaknya telah bergerak untuk melakukan pendalaman kasus.

“Lagi kita lidik,” ujar AKBP Areian singkat saat dikonfirmasi mengenai perkembangan pengejaran para pelaku.

- Advertisement -

Artikel Terkait :

Artikel Terkait :

Trending

Sponsor

#Taggar Trending