Suasana di internal Real Madrid mendadak tegang bukan karena hasil pertandingan, melainkan perilaku bintang baru mereka, Kylian Mbappe.
Di saat Los Blancos tengah mengerahkan seluruh fokus untuk mengejar ketertinggalan poin di klasemen Liga Spanyol, Mbappe justru kedapatan sedang menikmati liburan mewah di Italia bersama kekasih barunya, Ester Exposito.
Dilansir dari Le Parisien, Mbappe bersama aktris cantik tersebut terlihat berada di Sardinia, Italia, pada 1 Mei kemarin.
Laporan dari Sky Sports bahkan memperlihatkan foto-foto mesra keduanya saat menghabiskan waktu di restoran kelas atas dan bersantai di atas sebuah kapal yacht.
Kemarahan dari Internal dan Suporter
Aksi liburan ini sontak memicu gelombang kemarahan dari pihak manajemen, rekan setim, hingga para pendukung setia Real Madrid.
Banyak pihak menilai tindakan ini sangat tidak pantas, mengingat tim saat ini sedang dalam kondisi krusial.
Saat ini, Real Madrid berada di peringkat kedua klasemen LaLiga dengan koleksi 77 poin dari 34 laga.
Mereka tertinggal 11 poin dari Barcelona yang kokoh di puncak dengan 88 poin. Dengan hanya tersisa empat laga lagi, Madrid harus menyapu bersih kemenangan sambil berharap rival mereka terpeleset.
Absen karena Cedera, Bukan untuk Liburan
Hal yang membuat publik semakin berang adalah kondisi kebugaran Mbappe. Pemain asal Prancis itu sebenarnya dijadwalkan absen dalam laga kontra Espanyol pada Senin (4/5/2026) dini hari WIB karena mengalami cedera hamstring.
Alih-alih fokus menjalani rehabilitasi medis agar bisa segera pulih menjelang partai besar, Mbappe justru memilih terbang ke luar negeri.
Rekan-rekan setimnya dikabarkan sangat kecewa karena merasa Mbappe tidak menunjukkan komitmen yang sama dalam perjuangan tim memburu gelar.
Fokus Menuju El Clasico
Drama ini terjadi tepat sebelum laga paling prestisius di Spanyol, yakni El Clasico, yang akan digelar pada Senin (11/5/2026) dini hari WIB mendatang.
Laga ini sangat krusial karena Barcelona berpotensi mengunci gelar juara LaLiga secara resmi jika berhasil mengalahkan Real Madrid.
Suporter menganggap perilaku Mbappe tidak dapat diterima karena terkesan meremehkan martabat klub di saat penting.
Kini, manajemen Real Madrid dihadapkan pada tugas berat untuk meredam konflik internal ini agar tidak mengganggu stabilitas tim menjelang duel penentuan di El Clasico.




