Sebanyak 181 santri cilik dari berbagai penjuru Kota Tebing Tinggi siap menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam melantunkan ayat suci. Berasal dari utusan resmi 106 masjid yang tersebar di penjuru kota, para talenta muda ini bersaing dalam ajang Musabaqah Tartil Qur’an (MTQ) Santri Gemar Mengaji Tahun 2026 yang dihelat di Gedung Hj. Sawiyah, Jalan Dr. Sutomo, Jumat (2/10/2026).
Ajang ini menjadi bukti nyata transformasi fungsi masjid di Tebing Tinggi yang tidak hanya sebatas tempat ibadah mahdhah, melainkan telah menjelma menjadi pusat pembentukan karakter dan moral generasi muda. Dari total 181 peserta, ajang ini diikuti oleh 89 santri laki-laki dan 92 santri perempuan yang merupakan bibit-bibit unggul hasil gemblengan para guru mengaji dan orang tua di lingkungan masing-masing.
Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, yang hadir memfasilitasi dan membuka langsung perhelatan ini, menegaskan bahwa MTQ Santri Gemar Mengaji memikul misi yang jauh lebih besar daripada sekadar kompetisi menang-kalah.
“Melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibaca dengan tartil, InsyaAllah ketenangan jiwa, kejernihan pikiran, dan keluhuran budi pekerti akan tumbuh di dalam diri anak-anak kita sejak dini. Ini adalah wujud nyata ikhtiar kita bersama mencetak generasi yang berakhlakul karimah, cerdas, dan religius,” tegas Wali Kota.
Lebih dari itu, kompetisi ini menjadi parameter dan wadah evaluasi bagi metode bimbingan mengaji yang selama ini berjalan di akar rumput.
Hal senada turut diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) sekaligus Ketua Umum LPTQ Kota Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik. Ia menyoroti kolaborasi apik antara LPTQ dan Pemkot Tebing Tinggi dalam menjaga benteng moral anak-anak di tengah tantangan zaman modern.

“Kegiatan ini mendukung penuh visi Bapak Wali Kota untuk mewujudkan Kota Tebing Tinggi yang religius, di mana pembinaan mental dan spiritual bermuara langsung dari rumah-rumah ibadah,” terang Erwin.
Dengan diiringi tabuhan bedug tanda diresmikannya acara, ratusan santri kini bersiap memberikan penampilan paling suportif dan percaya diri, membawa kebanggaan bagi masjid dan keluarga mereka.


