Polemik Dapur Makan Gratis Dekat Kandang, Pemko Siantar Akhirnya Relokasi SPPG 005

Mediasi dengan pemilik peternakan buntu, Pemko Pematangsiantar resmi merelokasi dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) demi menjaga standar kebersihan makanan.

- Advertisement -

Polemik lokasi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 005 di Kelurahan Pondok Sayur, Pematangsiantar, akhirnya menemui titik terang. Pemerintah Kota (Pemko) setempat mengambil langkah tegas dengan merelokasi fasilitas penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut.

Dapur umum ini sebelumnya jadi sorotan tajam karena lokasinya persis bersebelahan dengan area peternakan warga di Jalan Medan. Kondisi ini dinilai sangat rawan mengganggu higienitas ribuan porsi makanan yang bakal disalurkan kepada masyarakat.

Keputusan pemindahan ini diambil langsung berdasarkan rekomendasi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar, Junaedi Sitanggang. Langkah ini menjadi opsi rasional terakhir setelah proses mediasi antara pengelola SPPG dan pihak peternak berujung buntu.

Pilih Mengalah Demi Sterilisasi

Camat Siantar Martoba, Rilan Pohan, menjelaskan bahwa Pemko bersama dinas terkait sebenarnya sudah turun langsung ke lapangan. Mereka berusaha mencari solusi tengah (win-win solution) untuk kedua belah pihak.

Masalahnya, baik peternak maupun pengelola SPPG sama-sama punya argumen kuat. Pihak peternak merasa usaha mereka sudah berdiri jauh lebih dulu di kawasan tersebut.

Sedangkan pengelola SPPG mutlak membutuhkan standar lingkungan yang steril dan bebas polusi bau demi menyukseskan program prioritas nasional yang digagas oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

- Advertisement -

Ketimbang membiarkan masalah berlarut-larut, Pemko memilih pendekatan pragmatis. Pengelola SPPG yang statusnya hanya sebagai penyewa lokasi akhirnya legawa menerima rekomendasi relokasi.

“Pak Sekda sudah merekomendasikan agar SPPG 005 pindah ke tempat baru. Memang proses mediasi dengan pihak peternak tidak mencapai kesepakatan karena ada beberapa tawaran yang sulit diterima pengelola,” beber Rilan, Minggu (7/6/2026).

Kini, fokus utama pengelola adalah mencari lokasi baru yang lebih representatif. Targetnya, titik dapur yang baru ini harus tetap berada di dalam cakupan wilayah distribusi BGN agar agenda penyaluran makanan bergizi ke penerima manfaat tidak sampai terganggu.

- Advertisement -

Artikel Terkait :

Sidak Pasar Jelang Idul Adha 1447 H: Satgas Pangan Kota Tebi...

Melalui operasi gabungan TNI, Polri, dan OPD terkait, tim Satgas memantau langsung titik-titik vital rantai distribusi pangan, mulai dari pasar tradisional hingga gudang distributor, untuk mencegah penimbunan dan lonjakan harga liar.

Evaluasi Kritis Germas 2026: Sekdako Tebing Tinggi Instruksi...

Menghadapi beban ganda peningkatan penyakit menular dan tidak menular, Pemerintah Kota Tebing Tinggi merapatkan barisan. Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut menjadi pelopor gaya hidup sehat sebelum mengedukasi masyarakat luas.

Pemerintah Tak Akan Intervensi, Menko Yusril Dukung Penuh KP...

Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra mengapresiasi kinerja KPK dan menginstruksikan para tersangka untuk bersikap kooperatif selama proses hukum berjalan.

Artikel Terkait :

Populer

Topik Populer

#1

Sidak Pasar Jelang Idul Adha 1447 H: Satgas Pangan Kota Tebi...

Melalui operasi gabungan TNI, Polri, dan OPD terkait, tim Satgas memantau langsung titik-titik vital rantai distribusi pangan, mulai dari pasar tradisional hingga gudang distributor, untuk mencegah penimbunan dan lonjakan harga liar.

#2

Evaluasi Kritis Germas 2026: Sekdako Tebing Tinggi Instruksi...

Menghadapi beban ganda peningkatan penyakit menular dan tidak menular, Pemerintah Kota Tebing Tinggi merapatkan barisan. Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut menjadi pelopor gaya hidup sehat sebelum mengedukasi masyarakat luas.

#3

#4

Pemerintah Tak Akan Intervensi, Menko Yusril Dukung Penuh KP...

Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra mengapresiasi kinerja KPK dan menginstruksikan para tersangka untuk bersikap kooperatif selama proses hukum berjalan.

Taggar Trending