Momentum libur panjang dan cuti bersama yang jatuh sejak akhir Mei hingga awal Juni 2026 memicu lonjakan arus lalu lintas yang signifikan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Salah satu ruas yang mencatatkan peningkatan mobilitas paling drastis adalah Tol Indrapura-Kisaran.
Berdasarkan data operasional yang dirilis oleh PT Hutama Karya (Persero), tercatat sebanyak 11.499 kendaraan melintasi ruas tol tersebut pada Sabtu (30/5/2026). Angka pergerakan ini meroket sebesar 15,96 persen jika dibandingkan dengan volume lalu lintas pada hari-hari biasa.
Cerminan Tingginya Mobilitas Warga
Lonjakan trafik ini merepresentasikan tingginya antusiasme masyarakat Sumatera Utara dalam memanfaatkan waktu libur. Berdekatan dengan momen Hari Lahir Pancasila, perayaan Waisak, hingga persiapan menyambut Idul Adha, infrastruktur bebas hambatan ini menjadi urat nadi utama perjalanan warga.
Selain didominasi oleh pergerakan arus mudik dan silaturahmi keluarga, peningkatan volume kendaraan juga didorong oleh perjalanan wisata serta urusan bisnis antarwilayah yang semakin efisien berkat konektivitas tol.
Menyikapi lonjakan kendaraan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt.) Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya, Hamdani, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiagakan langkah-langkah strategis untuk menjaga kelancaran operasional.
“Trafik di sejumlah ruas tol yang dikelola Hutama Karya kembali menunjukkan peningkatan. Kami terus memastikan kesiapan layanan JTTS dalam mendukung tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur panjang ini,” ujar Hamdani dalam keterangan resminya, Senin (1/6/2026).
Strategi Pengendalian Arus Lalu Lintas
Guna mencegah penumpukan di pintu keluar masuk, Hutama Karya telah mengoptimalkan seluruh gardu tol dan menambah kesiagaan petugas di lapangan. Fasilitas pendukung seperti tempat istirahat (rest area) juga dipastikan berfungsi prima demi kenyamanan pengguna jalan.
Tidak hanya itu, pengawasan kondisi lalu lintas terus dipantau secara langsung selama 24 jam penuh melalui pusat kendali operasional terintegrasi.
Dengan kesiapan infrastruktur dan manajemen lalu lintas yang matang, perjalanan masyarakat lintas daerah di Sumatera Utara pada musim liburan ini diharapkan dapat terus berlangsung dengan cepat, aman, dan nyaman tanpa kendala berarti.


