TEBING TINGGI, Pemerintah Kota (Pemkot) Tebing Tinggi terus menunjukkan keseriusannya dalam mereformasi tata kelola Aparatur Sipil Negara (ASN). Pada Kamis (16/7/2026), jajaran Pemkot menjalani tahap ekspose Penerapan Manajemen Talenta di hadapan Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI di Gedung BKN, Jakarta.
Tahapan krusial ini merupakan bagian dari proses verifikasi sebelum BKN secara resmi memberikan persetujuan penerapan Manajemen Talenta ASN di lingkungan Pemkot Tebing Tinggi.
Paparan Simulasi dan Verifikasi BKN
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, yang didampingi oleh Kepala BKPSDM, Abdul Halim Purba, memaparkan langsung kesiapan daerahnya. Paparan dan simulasi penerapan sistem Manajemen Talenta ini disampaikan di hadapan Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN BKN, Herman.

Acara yang berlangsung pada pukul 09.30 hingga 11.00 WIB ini merupakan tindak lanjut dari permohonan Pemkot Tebing Tinggi. Agenda diisi dengan sambutan dari BKN, dilanjutkan paparan simulasi sistem manajemen oleh pihak Pemkot, dan ditutup dengan sesi tanggapan serta masukan dari pejabat tinggi madya.
“Atas nama Pemerintah Kota Tebing Tinggi, kami menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Badan Kepegawaian Negara atas kesempatan memaparkan implementasi manajemen talenta ASN sebagai bagian dari penguatan sistem merit di lingkungan Pemerintah Kota Tebing Tinggi,” ujar Iman Irdian Saragih dalam paparannya.
Fase Strategis Reformasi Birokrasi
Wali Kota menegaskan bahwa reformasi birokrasi saat ini telah memasuki fase yang sangat strategis. Tujuannya adalah membangun birokrasi yang profesional, adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur menjadi faktor penentu utama keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Kebijakan manajemen talenta, lanjut Wali Kota, bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan sebuah momentum transformasi pengelolaan SDM aparatur menuju birokrasi yang semakin profesional.

Lima Langkah Strategis Pemkot Tebing Tinggi
Untuk mewujudkan hal tersebut, Wali Kota menjabarkan lima langkah strategis yang telah ditempuh oleh Pemkot Tebing Tinggi, antara lain:
- Memperkuat komitmen pimpinan daerah dalam penerapan sistem merit secara menyeluruh.
- Membangun kelembagaan manajemen talenta yang solid melalui pembentukan tim pengelola dan komite talenta.
- Melaksanakan pemetaan talenta ASN berdasarkan indikator yang sangat objektif, meliputi kinerja, kompetensi, potensi, integritas, dan moralitas.
- Menyusun talent pool sebagai sumber utama dalam pengisian jabatan strategis.
- Mengembangkan kompetensi ASN secara berkelanjutan melalui pendidikan, pelatihan, coaching, dan mentoring.
Di akhir paparannya, Wali Kota menegaskan komitmen penuh Pemkot Tebing Tinggi untuk mengimplementasikan sistem ini secara akuntabel. Agenda penting ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat eselon pendamping, di antaranya Kadis PUPR Tora Daeng Masaro, Kadis Kesehatan Dr. Fitri Sari Saragih, Kaban Kesbangpol Ramadhan Barqah Pulungan, Kabag Prokopim Setdako Ahmad Faisal, serta Direktur RSKP Drg. Lili Marliana.
“Kami optimis manajemen talenta akan menjadi fondasi dalam mewujudkan ASN yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.” — H. Iman Irdian Saragih, Wali Kota Tebing Tinggi.


