TEBING TINGGI – Rombongan jemaah haji asal Kota Tebing Tinggi yang tergabung dalam penyelenggaraan ibadah haji musim 1447 Hijriah/2026 Masehi akhirnya tiba kembali di tanah air. Kedatangan para tamu Allah SWT ini disambut dengan suasana penuh haru dan rasa syukur oleh keluarga serta jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi.
Prosesi penyambutan dipusatkan di Masjid Raya Nur-Addin Kota Tebing Tinggi pada hari Sabtu (6/6/2026) dini hari, sekitar pukul 01.20 WIB. Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, hadir memimpin langsung penyambutan tersebut mewakili Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Turut hadir dalam momen bahagia ini unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, serta ratusan anggota keluarga yang telah menanti.
Harapan Menjadi Teladan Masyarakat
Dalam sambutannya, Sekdako Erwin Suheri Damanik mengucapkan selamat datang dan rasa syukurnya atas kepulangan para jemaah yang telah merampungkan seluruh rukun Islam kelima di Tanah Suci.
“Atas nama Pemerintah Kota Tebing Tinggi, kami mengucapkan selamat kembali ke tanah air. Semoga seluruh jemaah memperoleh predikat haji yang mabrur dan menjadi teladan di tengah masyarakat dalam membangun Kota Tebing Tinggi yang maju, sejahtera, makmur, dan religius,” ujar Erwin di hadapan para jemaah.
Lebih lanjut, ia juga memberikan pesan khusus agar kebiasaan-kebiasaan positif dan ibadah yang telah terbangun selama di Makkah dan Madinah tidak pudar setelah kembali ke kampung halaman.
“Selama di Makkah dan Madinah kita terbiasa melaksanakan salat berjamaah di masjid. Kebiasaan baik ini hendaknya terus dipelihara ketika kembali ke kampung halaman,” pesannya.

Momen penyambutan tersebut diwarnai isak tangis bahagia saat para jemaah akhirnya bisa kembali memeluk sanak saudara dan kerabat mereka dengan selamat.
“Semoga seluruh jemaah memperoleh predikat haji yang mabrur dan menjadi teladan di tengah masyarakat dalam membangun Kota Tebing Tinggi yang maju, sejahtera, makmur, dan religius.” — Erwin Suheri Damanik, Sekdako Tebing Tinggi.


