Petaka di tengah malam melanda kediaman Noremah, warga Dusun IV Batu Guru B, Desa Ponco Warno, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat. Rumah berkonstruksi kayu tersebut ludes dilalap si jago merah pada Senin (1/6/2026) dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB.
Insiden nahas ini bermula saat korban tengah terlelap. Sebelumnya, Noremah diketahui baru saja menyalakan lampu di area samping dan belakang rumah sebelum beristirahat di kamarnya. Ketenangan malam mendadak pecah ketika ia terbangun akibat hawa panas yang menyengat.
Seketika ia tersadar bahwa api telah membesar, merambat beringas dari bagian dapur hingga mulai melahap atap rumahnya. Dalam kondisi panik, korban bergegas lari keluar rumah sembari berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
Kobaran Api Cepat Membesar
Mendengar teriakan histeris tersebut, sejumlah tetangga langsung berhamburan keluar dan berupaya memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya. Sayangnya, material rumah yang mayoritas terbuat dari papan kayu membuat api dengan cepat menjadi tak terkendali.
Upaya penyelamatan harta benda pun sangat terbatas. Di tengah kepungan api yang terus membesar, warga setempat dilaporkan hanya berhasil mengevakuasi satu unit sepeda motor milik korban ke tempat yang aman. Sisa bangunan beserta isinya hangus tak bersisa.
Penyelidikan Kepolisian
Kapolsek Salapian, AKP Master Purba Tanjung, membenarkan adanya peristiwa musibah tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, pihak kepolisian menduga pemicu utama kebakaran berasal dari korsleting listrik di area dapur.
Meski seluruh bangunan ludes terbakar, AKP Master Purba memastikan tidak ada nyawa yang melayang dalam insiden mengerikan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, tim dari Polsek Salapian masih melakukan pendataan lebih mendalam dan mengamankan tempat kejadian perkara. Langkah penyelidikan lebih lanjut terus berjalan guna memastikan penyebab pasti dari musibah yang menghancurkan tempat tinggal warga tersebut.


