TEBING TINGGI – Dewan Pimpinan Daerah Mahasiswa Peduli Rakyat (DPD MPR) Kota Tebing Tinggi mendesak Kapolres dan Kasat Reskrim Polres Tebing Tinggi untuk segera menindak tegas para dalang di balik jaringan mafia BBM bersubsidi.
Ketua DPD MPR Tebing Tinggi, Ahmad Fahrezi, menilai penegakan hukum selama ini belum menyentuh aktor utama yang mengendalikan peredaran BBM subsidi ilegal.
“Kami meminta Ibu Kapolres lebih berani menangkap para bos mafia BBM bersubsidi. Jangan tutup telinga dan mata terhadap persoalan yang jelas merugikan negara dan masyarakat,” tegas Ahmad Fahrezi, Senin (1/6/2026).
Sebagai putri daerah, lanjut Ahmad, Kapolres memiliki tanggung jawab moral untuk berpihak pada kepentingan masyarakat Tebing Tinggi.
“Seharusnya Ibu peduli terhadap kampung halaman sendiri dengan memberantas para mafia BBM bersubsidi sampai ke akarnya,” ujarnya.
DPD MPR juga melayangkan tantangan terbuka kepada Kasat Reskrim Polres Tebing Tinggi.
“Kami meminta Bapak Kasat Reskrim menunjukkan bahwa Bapak mampu dan berani bertindak. Jika tidak, lebih baik mundur. Tebing Tinggi butuh aparat yang berani dan tegas dalam memberantas jaringan mafia BBM bersubsidi, baik solar maupun pertalite,” tegasnya.
Selain itu, DPD MPR mendesak kepolisian memeriksa seluruh SPBU di Kota Tebing Tinggi. Menurut Ahmad, kuat dugaan sejumlah SPBU bermain bersama para mafia BBM subsidi.
Ahmad menegaskan, jika dalam waktu dekat Kapolres dan Kasat Reskrim belum mampu memberantas mafia BBM bersubsidi, DPD MPR akan menggelar aksi damai di depan Mapolres Tebing Tinggi sebagai bentuk tekanan moral kepada aparat penegak hukum.


