Jadi Pembina Upacara di Sekolah Asalnya, Kadisdikbud Tebing Tinggi Bakar Semangat Siswa Al Washliyah Raih Cita-Cita

- Advertisement -

TEBING TINGGI — Kebanggaan dan suasana haru mewarnai pelaksanaan upacara bendera di Kompleks Perguruan Al Jam’iyatul Washliyah Kota Tebing Tinggi pada Senin pagi. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Tebing Tinggi sekaligus Wakil Ketua Pengurus Daerah Al Jam’iyatul Washliyah Kota Tebing Tinggi, Muhammad Deni Saragih, S.E., bertindak langsung sebagai pembina upacara,Senin (20/7/2026)

Dalam amanatnya, pejabat daerah yang juga merupakan alumni madrasah tersebut memberikan suntikan motivasi mendalam kepada seluruh siswa-siswi tingkat MTs, MA, hingga SMK Al Washliyah.​

Momen Emosional Sang Alumni

Mengawali sambutannya, Muhammad Deni Saragih tidak mampu menyembunyikan rasa harunya saat berdiri di hadapan ratusan siswa. Lapangan upacara tersebut menyimpan rekam jejak perjalanan hidupnya puluhan tahun silam.

​”Hari ini saya berdiri di sini, di hadapan kalian semua, jujur membuat hati saya bergetar. Ada rasa bangga, haru, sekaligus kerinduan yang sangat besar. Mengapa? Karena tempat ini bukanlah tempat yang asing bagi saya,” ungkapnya penuh emosi.​

“Perlu anak-anakku sekalian ketahui, puluhan tahun yang lalu, saya juga berdiri di barisan yang sama seperti kalian hari ini. Saya adalah alumni MTs Al Washliyah Kota Tebing Tinggi. Saya pernah memakai seragam yang sama dengan kalian, merasakan didikan dari guru-guru hebat di sini, dan bermimpi di bawah langit yang sama di sekolah ini.

“​Beliau menegaskan bahwa pencapaian kariernya saat ini merupakan bukti nyata kualitas pendidikan lembaga Al Washliyah. Madrasah dan sekolah Al Washliyah bukan sekadar tempat belajar biasa, melainkan tempat lahirnya para calon pemimpin bangsa yang berakhlakul karimah.​

- Advertisement -

Sejarah Singkat dan Empat Pesan Utama Pembina Upacara

Dalam kesempatan itu, Kadisdikbud juga mengingatkan sejarah panjang organisasi Al Jam’iyatul Washliyah yang didirikan pada 30 November 1930 di Kota Medan oleh para ulama besar seperti Syekh Ismail Banda, H. Abdurrahman Syihab, M. Arsjad Thalib Lubis, serta tokoh-tokoh lainnya. Semangat keilmuan, persatuan, dan pengabdian peninggalan pendiri harus terus dijaga oleh para generasi muda.​

Secara khusus, Muhammad Deni Saragih menyampaikan 4 Pesan Utama sebagai kunci sukses bagi seluruh siswa Al Washliyah:​

Bangga Menjadi Siswa Al Washliyah & Hilangkan Rasa Minder Siswa diminta tidak berkecil hati belajar di madrasah atau sekolah agama.

Sejarah membuktikan bahwa lembaga Al Washliyah telah melahirkan banyak ulama, akademisi, birokrat, pengusaha, hakim, dokter, hingga pejabat daerah dan anggota dewan.​Gantungkan Cita-Cita Setinggi LangitPara siswa diajak berani bermimpi besar. Jika alumni MTs bisa dipercaya menjadi Kepala Dinas, maka generasi penerus harus mampu melampauinya dengan menjadi Wali Kota, menteri, dokter, pengusaha, atau profesi hebat lainnya.​Pegang Teguh Kunci Sukses UtamaKeberhasilan tidak datang secara instan, melainkan dibentuk melalui gabungan disiplin tinggi dan kerja keras yang konsisten setiap hari.​Jaga Etika dan SpiritualPendidikan intelektual harus selaras dengan karakter. Doa yang berkesinambungan serta rasa hormat yang tulus kepada guru dan orang tua adalah fondasi paling mendasar untuk meraih keberkahan hidup.​Upacara bendera berjalan dengan khidmat dan diakhiri dengan tepuk tangan meriah serta semangat baru dari para siswa untuk mengejar masa depan mereka.

- Advertisement -

Artikel Terkait :

Diduga Penyelewengan Dana Kelurahan, DPD MPR Tebing Tinggi R...

Laporan dugaan intervensi serta penyelewengan anggaran program Pelatihan Keterampilan Warga yang tidak sesuai RAB kini telah berada di meja penyidik Korps Adhyaksa.

Artikel Terkait :

Populer

Topik Populer

#1

#2

#3

Diduga Penyelewengan Dana Kelurahan, DPD MPR Tebing Tinggi R...

Laporan dugaan intervensi serta penyelewengan anggaran program Pelatihan Keterampilan Warga yang tidak sesuai RAB kini telah berada di meja penyidik Korps Adhyaksa.

#4

Taggar Trending