Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Dhirga Surya Sumatera Utara resmi menjalin kesepakatan dengan PT Murni Sadar Tbk (RS Murni Teguh). Kedua belah pihak menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait rencana pembangunan dan operasional rumah sakit bertaraf internasional di wilayah Sumut.
Penandatanganan strategis ini dilangsungkan di Ruang Rapat 7, Kantor Gubernur Sumut, Kota Medan, pada Jumat (19/6/2026). Kesepakatan diteken langsung oleh Direktur Utama PT Dhirga Surya, Ari Wibowo, bersama Presiden Direktur PT Murni Sadar Tbk, Mutiara, serta disaksikan oleh jajaran petinggi Pemprov Sumut.
Cegah Aliran Dana Medis ke Negara Tetangga
Gagasan pembangunan rumah sakit kelas dunia ini tidak lepas dari fenomena tingginya mobilitas warga Sumut yang mencari pengobatan di luar negeri. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut, Basarin Yunus Tanjung, mengungkapkan fakta mengejutkan terkait tingginya angka penerbangan medis tersebut.
“Setiap hari enam sampai sembilan penerbangan dari Sumatera Utara ke negara tetangga untuk tujuan pemeriksaan kesehatan maupun pengobatan. Kenapa pasar ini tidak kita kelola sendiri sehingga uang masyarakat tidak mengalir ke luar negeri,” tegas Basarin.
Untuk mengimbangi hal tersebut, Pemprov Sumut terus mendorong:
- Peningkatan kapasitas tenaga kesehatan melalui simposium dan seminar.
- Pemberian kemudahan dalam pengadaan peralatan medis mutakhir.
- Penerapan skema Kerja Sama Operasional (KSO) untuk fasilitas kesehatan.
Target 6 Bulan Menuju Perjanjian Konkret (PKS)
MoU yang baru ditandatangani ini akan berlaku selama enam bulan dan berfungsi sebagai tahap awal (roadmap) perencanaan. Pemprov Sumut berharap dalam kurun waktu tersebut, seluruh kajian dan persyaratan administrasi dapat rampung sehingga statusnya meningkat menjadi Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang mengikat secara teknis.
Hal senada diungkapkan oleh Direktur Utama PT Dhirga Surya, Ari Wibowo. Ia menegaskan bahwa proyek ini merupakan wujud komitmen nyata untuk memberikan layanan kesehatan terbaik bagi sekitar 15 juta penduduk Sumatera Utara.
“Kami optimistis proyek ini dapat menjadi kebutuhan sekaligus kebanggaan masyarakat Sumatera Utara serta menjadi wajah baru sektor kesehatan di daerah,” ujar Ari.
Penguatan Kompetensi Tenaga Medis
Sementara itu, Presiden Direktur PT Murni Sadar Tbk, Mutiara, menyatakan dukungan penuh perusahaannya terhadap inisiatif besar ini. Fokus utama dari kerja sama ini bukan hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Ke depannya, RS Murni Teguh bersama Pemprov Sumut akan mengadakan berbagai program pelatihan intensif dan berkolaborasi dengan tenaga ahli internasional. Harapannya, masyarakat dapat menikmati layanan medis dengan teknologi tinggi dan penanganan ahli berskala global langsung di rumah sendiri.
“Setiap hari ada enam sampai sembilan penerbangan dari Sumatera Utara ke negara tetangga untuk tujuan pengobatan. Potensi ini perlu dibarengi peningkatan kualitas layanan kesehatan di daerah, sehingga masyarakat tidak perlu lagi keluar negeri untuk mendapatkan pelayanan yang setara.” — Basarin Yunus Tanjung, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut.


