KAI Salurkan Bantuan Mobil Toilet dan Ambulans Senilai Rp1,7 Miliar untuk Tanggap Bencana di Muara Enim

Fasilitas sanitasi bergerak dan evakuasi medis ini diserahkan langsung kepada BPBD Kabupaten Muara Enim demi mendukung respons cepat di lokasi pengungsian.

- Advertisement -

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre III Palembang kembali menunjukkan komitmen sosialnya melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, KAI menyalurkan bantuan berupa satu unit mobil toilet dan satu unit ambulans kepada Pemerintah Kabupaten Muara Enim untuk memperkuat kesiapsiagaan penanganan bencana.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Deputy I KAI Divre III Palembang, Bondan Montiliyu, kepada Bupati Muara Enim, Edison.

Fasilitas Krusial di Lokasi Bencana

Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan bahwa bantuan kendaraan taktis ini dirancang khusus untuk beroperasi di wilayah terdampak bencana yang infrastruktur dasarnya lumpuh.

Berikut adalah rincian bantuan kendaraan yang diserahkan:

Jenis BantuanNilai BantuanSpesifikasi & Fungsi Utama
Mobil ToiletRp1,098 MiliarDilengkapi tangki air bersih dan limbah mandiri. Berfungsi sebagai sanitasi bergerak untuk mencegah penyakit di pengungsian meski tanpa pasokan air/listrik.
AmbulansRp614,2 JutaDilengkapi peralatan medis dasar. Berfungsi untuk evakuasi korban ke fasilitas kesehatan, pertolongan pertama, dan operasional posko kesehatan.

Bupati Muara Enim, Edison, memberikan apresiasi tinggi atas langkah KAI yang dinilai sangat tepat sasaran. Menurutnya, ambulans dan mobil toilet merupakan fasilitas krusial yang paling sering mengalami kekurangan ketersediaan saat masa tanggap darurat bencana.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada KAI Divre III Palembang. Mobil ambulans dan mobil toilet adalah fasilitas yang sangat dibutuhkan untuk mendukung respons cepat di lapangan,” ujar Edison.

- Advertisement -

Total Penyaluran TJSL 2026

Selain bantuan ke Kabupaten Muara Enim, KAI Divre III Palembang mencatat total penyaluran dana TJSL sepanjang tahun 2026 telah mencapai Rp2,44 miliar. Dana tersebut difokuskan pada tiga sektor utama, yakni kesehatan, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.

“KAI tidak hanya berfokus pada pengembangan sektor perkeretaapian, tetapi juga berperan aktif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tegas Aida.

Langkah strategis ini mempertegas posisi BUMN perkeretaapian yang terus hadir memberikan manfaat sosial berkelanjutan, terutama bagi masyarakat yang bermukim di wilayah-wilayah rawan bencana.

Kutipan

“Mobil toilet dilengkapi tangki air bersih dan tangki limbah mandiri, sehingga tetap bisa beroperasi meski pasokan air dan listrik di lokasi bencana terganggu.”

- Advertisement -

Artikel Terkait :

Dalih “Cuma Senggolan” Tak Mempan, Istri Sah Polisikan Oknum Kepala SPPG Viral...

Video viral oknum Kepala SPPG yang kepergok bersama wanita lain di parkiran KTV Medan berbuntut panjang. Istri sah resmi membuat laporan ke Polda Sumut.

PENGUKUHAN DAN PELANTIKAN PEJABAT DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA TEBING TINGGI

Pejabat diminta agar tidak terjebak pada rutinitas sehari-hari yang keluar dari kerangka peraturan perundang-undangan, melainkan terus memperbaiki pelayanan, menyederhanakan proses, dan memanfaatkan teknologi.

Dugaan Pelanggaran Etika, DPD MPR Desak KPPG Sumut Copot Kepala SPPG Lubuk Baru 1 Tebing T...

DPD Mahasiswa Peduli Rakyat (MPR) Tebing Tinggi mendesak KPPG Sumut segera copot Kepala SPPG Lubuk Baru 1 terkait dugaan pelanggaran etika dan moral.

Polsek Kualuh Leidong Gerebek Sarang Narkoba di Simandulang, Pemilik Rumah Diamankan Beser...

Tim Opsnal Polsek Kualuh Leidong menggerebek sebuah rumah yang dijadikan sarang peredaran sabu di Dusun Simandulang. Pemilik rumah dan barang bukti 2,11 gram sabu diamankan.Tim Opsnal Polsek Kualuh Leidong menggerebek sebuah rumah yang dijadikan sarang peredaran sabu di Dusun Simandulang. Pemilik rumah dan barang bukti 2,11 gram sabu diamankan.

Tindak Lanjuti LHP Ombudsman, Pemko Tebing Tinggi Cabut SK 5 Kepling dan Bersihkan Nama 2 ...

Pemko Tebing Tinggi tindak lanjuti LHP Ombudsman RI Sumut. SK 5 Kepling dicabut akibat cacat administrasi, sementara 2 Kepling terbukti bukan anggota parpol.

Artikel Terkait :

Populer

Topik Populer

#1

Dalih “Cuma Senggolan” Tak Mempan, Istri Sah Pol...

Video viral oknum Kepala SPPG yang kepergok bersama wanita lain di parkiran KTV Medan berbuntut panjang. Istri sah resmi membuat laporan ke Polda Sumut.

#2

PENGUKUHAN DAN PELANTIKAN PEJABAT DI LINGKUNGAN PEMERINTAH K...

Pejabat diminta agar tidak terjebak pada rutinitas sehari-hari yang keluar dari kerangka peraturan perundang-undangan, melainkan terus memperbaiki pelayanan, menyederhanakan proses, dan memanfaatkan teknologi.

#3

#4

Dugaan Pelanggaran Etika, DPD MPR Desak KPPG Sumut Copot Kep...

DPD Mahasiswa Peduli Rakyat (MPR) Tebing Tinggi mendesak KPPG Sumut segera copot Kepala SPPG Lubuk Baru 1 terkait dugaan pelanggaran etika dan moral.