Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pematangsiantar langsung turun gunung menyisir kawasan Jalan Sutomo. Tujuannya kali ini bukan untuk menggelar razia besar-besaran, melainkan memberi edukasi langsung ke masyarakat soal pentingnya aturan lalu lintas.
Pendekatan yang dipakai petugas terbilang sangat persuasif dan humanis. Mereka membidik para pengendara motor, pengemudi mobil, sampai pejalan kaki yang kebetulan melintas di area yang kerap jadi titik rawan pelanggaran tersebut.
Di lapangan, personel Sat Lantas sibuk membagikan brosur sambil berbincang santai dengan warga. Materi edukasinya sangat membumi dan gampang dicerna. Petugas kembali mengingatkan pentingnya memakai helm berstandar SNI, kelengkapan surat kendaraan, hingga peringatan keras larangan melawan arus dan menerobos lampu merah.
Keselamatan Lebih Utama dari Sekadar Bebas Tilang
Aksi turun ke jalan ini mendapat respons positif dari masyarakat. Beberapa pengendara yang sempat terjaring edukasi mengaku sangat terbantu. Mereka sadar bahwa kebiasaan buruk seperti ogah memakai helm saat berkendara jarak dekat atau berboncengan lebih dari dua orang masih sering terjadi dan sangat membahayakan nyawa.
Selain urusan surat dan helm, petugas juga mewanti-wanti pengendara agar rutin mengecek kondisi kendaraan sebelum memutar tuas gas. Fungsi vital seperti rem dan lampu sein wajib dipastikan normal untuk memangkas risiko kecelakaan sekecil apa pun di jalan raya.
Ke depannya, Sat Lantas Polres Pematangsiantar berencana menggelar agenda edukasi serupa secara rutin di berbagai titik strategis lainnya. Target utamanya jelas, menekan angka kecelakaan lalu lintas lewat tumbuhnya kesadaran diri masyarakat, bukan sekadar patuh karena takut kena denda tilang.


