TEBING TINGGI – Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, menghadiri penyerahan program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa infrastruktur air bersih di Kelurahan Lalang, Kecamatan Rambutan, Jumat (10/7/2026).
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara PT Bank Mandiri dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Lalang sebagai upaya mendukung kebutuhan dasar masyarakat melalui penyediaan sarana air bersih.
Ketua LPM Kelurahan Lalang, Novindra, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tebing Tinggi yang turut mendukung pelaksanaan program tersebut. Ia berharap fasilitas yang telah dibangun dapat memberikan manfaat bagi warga dalam jangka panjang.
Sementara itu, Area Head PT Bank Mandiri Pematang Siantar, M. Afriazi, mengatakan bahwa penyediaan akses air bersih merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan masyarakat.
Menurutnya, keberadaan infrastruktur tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan serta menjadi contoh sinergi antara dunia usaha dan masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tebing Tinggi mengapresiasi kontribusi Bank Mandiri melalui program CSR yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur air bersih tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga memiliki dampak sosial yang luas terhadap kesehatan, kesejahteraan, dan produktivitas warga.
“Pembangunan infrastruktur air bersih bukan hanya sekadar pembangunan fisik, melainkan juga investasi sosial yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Iman Irdian Saragih.
Wali Kota juga menekankan bahwa pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Karena itu, kolaborasi dan semangat gotong royong perlu terus diperkuat untuk menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan dihadiri sejumlah pihak, di antaranya jajaran PT Bank Mandiri, unsur Forkopimcam, pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta perwakilan media dan warga setempat.
“Infrastruktur air bersih bukan hanya pembangunan fisik, tetapi investasi sosial yang berdampak pada kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.” — Iman Irdian Saragih


