Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, mengimbau seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat untuk lebih proaktif dalam mempelajari mitigasi bencana. Imbauan ini diserukan menyusul kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah Sumut dalam beberapa waktu terakhir.
Bobby menekankan pentingnya peran aktif pemerintah tingkat kabupaten dan kota dalam memetakan serta memahami potensi bencana yang dapat dipicu oleh cuaca buruk saat ini.
“Ya ini sudah disampaikan berkali-kali, potensi-potensi yang ada, tolong dipelajari, tolong diikuti,” tegas Bobby di hadapan awak media, Selasa (9/6/2026) siang.
Kewaspadaan di Sektor Pariwisata
Selain kepada jajaran pemerintahan, Gubernur Sumut juga menitipkan pesan khusus bagi masyarakat yang hendak beraktivitas di luar rumah, terutama yang merencanakan kunjungan ke destinasi wisata. Ia meminta warga untuk menghindari area yang memiliki riwayat kerawanan bencana tinggi.
Apabila tetap ingin berwisata, Bobby mengingatkan pentingnya mengenali lokasi evakuasi. “Kalau untuk masyarakat, jangan ke tempat-tempat yang potensi bencananya ada. Walaupun di tempat-tempat wisata, kalau memang mau ke sana tetap waspada, tahu titik-titik kumpulnya di mana,” tuturnya.
Meski memberikan peringatan tegas, Bobby memastikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut tidak bermaksud membatasi mobilitas warga atau melarang aktivitas liburan secara mutlak. Tujuan utamanya murni untuk membangun kesiapsiagaan guna meminimalisasi risiko.
“Apa yang harus dilakukan itu yang harus dipelajari. Jadi bukan kita batasi semua. Kalau seperti itu, takutnya nanti kita larang tidak boleh ke sini, ke situ, pasti beda penanganannya,” pungkas Bobby.


