Krisis pasokan listrik yang berkepanjangan memicu protes keras dari masyarakat di Kabupaten Deli Serdang dan Serdang Bedagai. Janji PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terkait pemadaman bergilir maksimal tiga jam nyatanya meleset jauh dari realita di lapangan.
Sejak Jumat (5/6/2026) malam, aliran listrik di sejumlah kawasan dilaporkan padam total. Keluhan demi keluhan terus bermunculan karena hingga Minggu (7/6/2026), durasi mati lampu di beberapa titik bahkan telah menyentuh angka hampir 20 jam berturut-turut.
Berdasarkan penelusuran, wilayah yang terdampak parah mencakup Jalan Mesjid Dua Desa Sekip dan Kelurahan Cemara di Kecamatan Lubuk Pakam, serta Desa Sukamandi Hilir dan Sukamandi Hulu di Kecamatan Pagar Merbau. Wilayah tetangga, yakni sejumlah kawasan di Kecamatan Perbaungan, Serdang Bedagai, juga tak luput dari pemadaman panjang ini.
Lumpuhkan Aktivitas Warga dan UMKM
Kondisi gelap gulita ini tak pelak melumpuhkan sendi-sendi kehidupan warga. Ketiadaan listrik dalam waktu yang sangat lama membuat masyarakat mengalami krisis air bersih dan kesulitan beristirahat, terlebih di tengah kondisi cuaca yang sedang panas.
Lebih jauh, roda ekonomi di tingkat akar rumput turut terhantam keras. Banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang sangat bergantung pada listrik, seperti jasa laundry hingga tempat pencucian kendaraan, terpaksa menutup operasional mereka dan menelan kerugian.
Masyarakat mengaku paham jika memang ada kendala teknis atau gangguan jaringan akibat cuaca buruk. Namun, minimnya informasi akurat dan durasi yang tak masuk akal membuat warga merasa dirugikan.
“Informasinya pemadaman bergilir tiga jam, tetapi di daerah kami listrik sudah hampir 20 jam belum menyala,” ungkap Rafly, salah seorang warga Lubuk Pakam, mewakili kekecewaan masyarakat.
Tuntutan Transparansi PLN
Kini, warga menuntut transparansi dan gerak cepat dari pihak PLN UID Sumut. Masyarakat berharap distribusi pemadaman dapat dilakukan secara adil dan merata jika memang provinsi ini tengah mengalami defisit daya.
Di atas segalanya, warga mendesak agar proses pemulihan jaringan segera dipercepat dan PLN memberikan kepastian informasi mengenai estimasi waktu kapan pasokan listrik di Deli Serdang dan sekitarnya akan kembali normal.


