TEBING TINGGI, Nasib tragis menimpa seorang remaja perempuan berinisial NA (16) di Kabupaten Simalungun. Ia ditemukan warga tergeletak tak sadarkan diri di pinggir jalan dengan luka parah di bagian wajah.
Peristiwa mengerikan ini terjadi di kawasan Jalan Asahan KM 13, Nagori Senio, Kecamatan Gunung Malela, pada Kamis (4/6/2026) malam.
Saat ditemukan warga, kondisi korban sangat memprihatinkan. Bahkan, terdapat darah yang mengalir keluar dari telinganya.
Kapolsek Gunung Malela, AKP Hengky B. Siahaan, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan berat tersebut. Pihaknya langsung menerjunkan personel piket Reskrim begitu mendapat laporan dari warga.
“Begitu menerima informasi dari masyarakat, personel kami langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal,” ujar AKP Hengky, Sabtu (6/6/2026).
Sempat Teriak Minta Tolong
Berdasarkan penyelidikan awal di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tragedi ini bermula saat korban melintas menggunakan sepeda motor Honda Scoopy berwarna putih.
Korban yang saat itu bertindak sebagai pengemudi, membonceng seorang laki-laki. Kendaraan disebut melaju cukup kencang dengan kecepatan 60-80 km/jam.
Sejumlah saksi mata di sekitar lokasi kejadian mengaku sempat mendengar teriakan minta tolong dari korban.
Mirisnya, saksi mengira kedua remaja tersebut hanya sedang bercanda di atas motor. Padahal, saat itu terduga pelaku diduga tengah mencekik leher korban dari arah belakang.
Tak lama berselang, pengendara lain yang melintas menemukan korban sudah terkapar tak berdaya sekitar 100 meter dari posisi para saksi awal.
Langsung Dirujuk ke Rumah Sakit
Melihat kondisi korban yang kritis, petugas kepolisian bersama warga segera melakukan evakuasi. Korban awalnya dilarikan ke Puskesmas Bangun untuk mendapat pertolongan pertama.
Namun, karena luka yang diderita cukup parah dan membutuhkan penanganan medis ekstra, NA akhirnya dirujuk ke RSU Dr Djasamen Saragih, Kota Pematangsiantar.
Saat ini, pihak kepolisian masih terus memantau perkembangan kesehatan korban yang belum sadarkan diri.


