Ledakan Maut Tambang Batu Bara di Shanxi Tiongkok Tewaskan 82 Pekerja

Insiden di Tambang Liushenyu ini tercatat sebagai bencana tambang terburuk di Tiongkok sejak 2009, menyisakan dua orang hilang dan ratusan korban luka yang masih dirawat intensif.

- Advertisement -

Tragedi memilukan kembali menyelimuti industri tambang Tiongkok. Sedikitnya 82 pekerja dilaporkan meninggal dunia akibat ledakan dahsyat di Tambang Batu Bara Liushenyu yang berlokasi di Provinsi Shanxi, Tiongkok utara. Berdasarkan laporan BBC News dan Reuters pada Senin (25/5/2026), dua pekerja lainnya masih dinyatakan hilang.

Insiden maut ini terjadi pada Jumat (22/5/2026) malam waktu setempat. Saat ledakan mengguncang area bawah tanah, diperkirakan terdapat 247 pekerja yang sedang bertugas. Pejabat setempat pada awalnya merilis data korban tewas mencapai 90 orang, namun angka tersebut kemudian direvisi menjadi 82 orang. Pihak berwenang menyampaikan permintaan maaf atas kekeliruan tersebut, yang dipicu oleh kondisi sangat kacau di lokasi pada awal kejadian.

Respons Tegas Pemerintah dan Proses Evakuasi

Menyikapi bencana yang disebut sebagai insiden tambang terburuk di Tiongkok sejak 2009 ini, Presiden Tiongkok Xi Jinping langsung memberikan instruksi tegas. Ia mendesak pengerahan seluruh upaya dan sumber daya untuk menyelamatkan korban yang masih terjebak serta memberikan perawatan maksimal bagi para korban luka.

Pemerintah pusat juga telah memerintahkan penyelidikan menyeluruh untuk mengusut tuntas penyebab insiden tersebut. Pihak-pihak yang terbukti lalai dan bertanggung jawab diancam dengan hukuman berat.

Di lapangan, sebanyak 345 personel dari enam tim penyelamat telah diterjunkan. Mengingat tingginya bahaya di lokasi, tim menggunakan teknologi robot inspeksi tambang yang dilengkapi sensor gas dan kamera inframerah. Robot ini bertugas menjangkau area-area bawah tanah yang sulit diakses manusia dan mendeteksi tanda-tanda kehidupan, meski proses evakuasi masih terhambat oleh genangan air di sekitar titik ledakan.

Kondisi Korban dan Catatan Kelam Tambang Liushenyu

Hingga saat ini, lebih dari 100 pekerja berhasil diselamatkan dari dalam tambang. Namun, sebanyak 128 orang masih harus menjalani perawatan medis di rumah sakit, termasuk dua korban yang dilaporkan dalam kondisi kritis. Sebagian besar korban menderita gangguan kesehatan akibat menghirup gas beracun. Media pemerintah melaporkan bahwa kadar karbon monoksida di dalam tambang ditemukan jauh melampaui batas aman.

Sebagai langkah antisipasi lanjutan, Pemerintah Provinsi Shanxi telah memerintahkan inspeksi keselamatan menyeluruh di seluruh tambang batu bara di wilayah tersebut. Operasi di empat tambang milik Tongzhou Group, perusahaan pengelola Tambang Liushenyu, juga langsung dihentikan sementara.

- Advertisement -

Kecelakaan fatal ini kembali menyoroti rapuhnya standar keselamatan kerja di industri tambang batu bara Tiongkok. Terlebih lagi, Tambang Liushenyu sebelumnya pernah masuk ke dalam daftar lokasi dengan “bahaya keselamatan serius” pada tahun 2024.

- Advertisement -

Artikel Terkait :

Walikota Tidak Anti-Kritik, Ajak Cipayung Plus Diskusi Santa...

Pemerintah tidak anti-kritik. Kami justru sangat berharap adik-adik mahasiswa memberikan saran dan kritik yang membangun demi kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi

Rambu Lalu Lintas Terus Disikat Maling, Dishub Tebing Tinggi...

Rambu Lalu Lintas Terus Disikat Maling, Dishub Tebing Tinggi Rugi Puluhan Juta: "Sudah Berulang Kali Kita Ganti!"

Wali Kota Iman Irdian Turun Tangan Pastikan Pemerataan Bantu...

Menjawab aspirasi mahasiswa Cipayung Plus dengan aksi nyata. Mulai dari inspeksi mendadak ke Pajak Impres hingga blusukan membagikan Beras Madani di hari libur.

Artikel Terkait :

Populer

Topik Populer

#1

#2

Walikota Tidak Anti-Kritik, Ajak Cipayung Plus Diskusi Santa...

Pemerintah tidak anti-kritik. Kami justru sangat berharap adik-adik mahasiswa memberikan saran dan kritik yang membangun demi kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi

#3

Rambu Lalu Lintas Terus Disikat Maling, Dishub Tebing Tinggi...

Rambu Lalu Lintas Terus Disikat Maling, Dishub Tebing Tinggi Rugi Puluhan Juta: "Sudah Berulang Kali Kita Ganti!"

#4

Wali Kota Iman Irdian Turun Tangan Pastikan Pemerataan Bantu...

Menjawab aspirasi mahasiswa Cipayung Plus dengan aksi nyata. Mulai dari inspeksi mendadak ke Pajak Impres hingga blusukan membagikan Beras Madani di hari libur.

Taggar Trending